UNIB Gratiskan UKT Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

0
117

Bengkulu, Spoiler.id – Universitas Bengkulu (UNIB) mengambil langkah nyata untuk meringankan beban mahasiswa yang keluarganya menjadi korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pihak kampus memutuskan untuk menggratiskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa terdampak berat pada semester genap tahun akademik 2025-2026.

Rektor Universitas Bengkulu, Prof Indra Cahyadinata, menyatakan kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati dan aksi konkret institusi terhadap musibah yang menimpa para mahasiswa dari tiga provinsi tersebut.

“Nanti ketika bulan Januari 2026 ini akan membayar UKT atau SPP semester genap 2025-2026 kita akan gratiskan bagi yang terdampak berat,” kata Indra Cahyadinata di Bengkulu, Rabu (17/12/2025).

Berdasarkan hasil pendataan internal yang dilakukan pihak universitas, tercatat sebanyak 26 mahasiswa UNIB berasal dari wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, tim verifikasi mengelompokkan kondisi mahasiswa ke dalam tiga kategori, yakni terdampak ringan, sedang, dan berat.

Indra merinci bahwa terdapat 11 mahasiswa yang masuk dalam kategori terdampak berat. Kelompok inilah yang dipastikan akan menerima pembebasan biaya kuliah sepenuhnya untuk semester mendatang yang sedianya dibayarkan pada Januari 2026.

“Ini mudah-mudahan sebagai wujud kepedulian empati dan aksi nyata yang kita lakukan bagi yang terdampak, mudah-mudahan dapat memberikan manfaat pada saudara-saudara kita, kita tentu tahu bahwa tidak ada yang menginginkan musibah,” ujar Rektor.

Langkah ini juga selaras dengan koordinasi yang dijalun bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah mengirimkan surat resmi guna mendata mahasiswa yang keluarganya menjadi korban bencana di Sumatera.

Indra menjelaskan bahwa data hasil verifikasi 26 mahasiswa tersebut telah dikirimkan ke Kementerian Diktisaintek serta Pemerintah Provinsi Bengkulu. Nantinya, data tersebut akan dikompilasi dengan data dari perguruan tinggi lain di Bumi Rafflesia.

Selain pembebasan UKT dari pihak universitas, para mahasiswa tersebut dikabarkan akan mendapatkan dukungan tambahan dari pemerintah daerah.

“Informasi yang kami terima, mahasiswa yang terdampak tersebut akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu berupa bantuan biaya hidup,” kata Indra.

Kebijakan ini, lanjut Indra, merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Bengkulu bertajuk Bantu Rakyat. Dengan kolaborasi antara bantuan biaya hidup dari pemprov dan pembebasan UKT dari UNIB, diharapkan keberlangsungan studi mahasiswa tidak terganggu meskipun sedang mengalami musibah.

“Kita melakukan verifikasi total mahasiswa yang kita verifikasi ada 26 orang semuanya dan sudah kita berikan catatan yang terdampak parah, sedang dan ringan. Dan dari sisi kita Universitas Bengkulu, karena ini ada program Pemprov semangat Bantu Rakyat kita juga mensupport itu dan kita akan menggratiskan UKT mahasiswa yang terdampak berat pada tiga wilayah itu untuk semester genap 2025-2026,” ujar Indra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here