Mahasiswa Laporkan Dugaan Penganiayaan di Kampus Dehasen ke Polresta Bengkulu

0
45

Bengkulu, Spoiler.id — Seorang mahasiswa bernama Aldian Firzon melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang dialaminya ke Polresta Bengkulu pada Rabu (25/2/2026).

Menurut keterangan korban, peristiwa tersebut terjadi di salah satu perguruan tinggi yang berada di Jalan Merapi Raya, Kota Bengkulu, yakni Universitas Dehasen Bengkulu.

Aldian menjelaskan, saat itu dirinya bersama sejumlah rekannya mendatangi kampus tersebut untuk memberikan dukungan solidaritas kepada teman mereka yang mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden mahasiswa.

Korban menuturkan, ketika mereka sedang menunggu hasil penghitungan suara, seseorang yang disebut sebagai Wakil Rektor III kampus tersebut tiba-tiba mendatangi mereka dan melakukan intimidasi.

“Tiba-tiba Wakil Rektor 3 Universitas Dehasen datang menghampiri saya dan langsung menodongkan tongkat berbentuk huruf T tanpa aba-aba. Dia menanyakan apakah saya mahasiswa Dehasen atau bukan. Saya jawab bukan, lalu beliau langsung mencekik leher saya menggunakan tongkat T,” kata Aldian.

Merasa terancam, Aldian berusaha melepaskan lilitan tongkat dari lehernya. Setelah berhasil melepaskan diri, ia mengaku kembali mendapat pukulan menggunakan tongkat tersebut.

“Setelah saya lepas, saya langsung dipukul, kemudian saya kabur untuk menyelamatkan diri. Teman saya Fajar juga ikut dipukul, tetapi saya tidak sempat melihat langsung kejadian itu,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, Aldian mengaku mengalami memar di bagian leher dan paha kanan serta merasakan nyeri di beberapa bagian tubuh.

Aldian diketahui merupakan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Hazairin Bengkulu. Saat kejadian, ia bersama rekannya berada di kampus tersebut untuk memberikan dukungan kepada temannya yang mencalonkan diri sebagai Presiden Mahasiswa di Universitas Dehasen.

Sementara itu, Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polresta Bengkulu Revi Hari Sona membenarkan adanya laporan tersebut.

“Ya benar, laporan sudah kami terima. Saat ini masih dalam proses pengumpulan keterangan dari saksi-saksi. Kami berkomitmen melayani seluruh laporan masyarakat secara profesional,” kata Revi.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here