Polda Bengkulu dan Kominfotik Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks serta Jaga Kondusivitas Daerah

0
13

Bengkulu, Spoiler.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) memperkuat sinergi dengan Polda Bengkulu dalam upaya menangkal penyebaran hoaks, meningkatkan literasi digital, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di era digital.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa bersama jajaran dengan Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid di ruang kerja Kapolda Bengkulu, Kamis.

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Polda Bengkulu, seiring mulai bertugasnya Kapolda Bengkulu beberapa bulan terakhir.

Dalam kesempatan itu, Nelly Alesa menegaskan Dinas Kominfotik siap memperkuat kolaborasi dengan kepolisian untuk menghadapi berbagai tantangan di ruang digital, terutama dalam menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, dan penyalahgunaan media digital.

“Kami berharap sinergi ini semakin kuat sehingga pemerintah dan kepolisian dapat bersama-sama memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, sekaligus menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan. Selain itu, koordinasi terkait pengelolaan pengaduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR! juga akan terus diperkuat agar pelayanan publik semakin optimal,” ujar Nelly.

Ia juga mengapresiasi langkah Polda Bengkulu yang menggelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di kawasan Benteng Marlborough pada 1 Juli 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum peringatan institusi Polri, tetapi juga efektif memperkenalkan salah satu destinasi wisata bersejarah Bengkulu kepada masyarakat.

“Pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Benteng Marlborough merupakan langkah yang sangat baik karena tidak hanya menjadi momentum peringatan institusi, tetapi juga turut memperkenalkan salah satu ikon wisata bersejarah Bengkulu kepada masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga ruang digital yang sehat, aman, dan kondusif.

Menurutnya, penyebaran hoaks masih menjadi tantangan serius karena dapat memicu keresahan, memecah persatuan masyarakat, hingga mengganggu stabilitas keamanan daerah.

Kapolda menilai kolaborasi dengan Dinas Kominfotik menjadi langkah strategis untuk menghadirkan informasi yang benar, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Selain membahas penguatan komunikasi publik, Kapolda juga menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bengkulu. Ia menegaskan Polda Bengkulu berkomitmen memberikan perlindungan kepada korban serta menindak tegas setiap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Yudhi.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di Bengkulu, seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan risiko bencana.

Audiensi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu dan Polda Bengkulu, baik dalam pengelolaan informasi publik, peningkatan literasi digital, pelayanan pengaduan masyarakat, maupun menjaga keamanan dan ketertiban demi mendukung pembangunan daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here