Bengkulu, Spoiler.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu mengajukan proposal revitalisasi SMP Negeri 19 Kota Bengkulu kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) setelah kebakaran yang melanda sekolah tersebut beberapa waktu lalu.
Pengajuan tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang rusak agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.
Kepala Disdikbud Kota Bengkulu Ilham Putra mengatakan kebakaran mengakibatkan delapan bangunan terdampak, terdiri atas tujuh ruang kelas dan satu unit gudang.
“Kami sudah mengajukan proposal ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk revitalisasi delapan lokal yang terbakar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu,” kata Ilham Putra.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan, kebutuhan anggaran untuk membangun kembali fasilitas yang rusak diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
“Kalau dihitung dari tingkat kerusakan dan kerugian yang dialami, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi diperkirakan sekitar Rp2 miliar,” ujarnya.
Menurut Ilham, revitalisasi tersebut menjadi kebutuhan mendesak mengingat kerusakan yang terjadi telah berdampak terhadap proses pembelajaran para siswa.
Karena itu, Disdikbud berharap pemerintah pusat segera memberikan persetujuan terhadap proposal yang telah diajukan sehingga pembangunan kembali ruang kelas dan fasilitas pendukung dapat segera dimulai.
“Kami berharap revitalisasi dapat segera dimulai sehingga kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 19 dapat kembali berjalan secara normal dan para siswa bisa memperoleh fasilitas pendidikan yang layak,” katanya.
Disdikbud Kota Bengkulu juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan Kemendikdasmen agar proses pengajuan bantuan berjalan sesuai tahapan dan segera ditindaklanjuti.
Sementara menunggu realisasi revitalisasi, pihak sekolah diharapkan tetap mengatur skema pembelajaran sementara agar kegiatan pendidikan tidak terganggu hingga proses pembangunan selesai.
















































