Wamen Pertanian dan Kehutanan Ajak Mahasiswa Bengkulu Jadi Motor Swasembada Pangan

0
93

Bengkulu Tengah, Spoiler.id – Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono bersama Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki menggelar diskusi interaktif bertajuk “Senator Bicara Pangan: Strategi Menuju Swasembada Pangan dan Kedaulatan Pangan” bersama ratusan mahasiswa Bengkulu, Sabtu (27/9).

Kegiatan yang berlangsung di UPTD Benih Induk Tanaman Pangan Hortikultura dan Perbenihan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Desa Taba Lagan, Kecamatan Semidang Lagan, Bengkulu Tengah, turut dihadiri sejumlah anggota DPD RI.

Dalam sambutannya, Wamen Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan kebutuhan mendesak untuk menjaga ketahanan dan kedaulatan bangsa. Ia menilai generasi muda, khususnya mahasiswa, memegang peran penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

“Negara kita punya lahan luas dan potensi besar. Namun, tanpa keterlibatan generasi muda, pertanian sulit bertransformasi. Mahasiswa harus berani turun ke lapangan, berinovasi, dan menjadi motor penggerak pertanian modern,” kata Sudaryono.

Sementara itu, Wamen Kehutanan Rohmat Marzuki menekankan pentingnya keterkaitan sektor pertanian dan kehutanan. Ia mencontohkan konsep agroforestry yang mampu menyeimbangkan produksi pangan dan kelestarian lingkungan.

“Menjaga hutan berarti menjaga sumber pangan. Kita dorong pertanian ramah lingkungan agar ketahanan pangan tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan,” ujarnya.

Anggota DPD RI yang hadir dalam diskusi tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan pangan nasional. Mereka menilai sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.

Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa menyampaikan aspirasi seputar keterbatasan akses modal, kurangnya pendampingan teknologi pertanian, hingga kebutuhan kebijakan yang lebih berpihak pada petani muda.

Seorang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu menyebut kegiatan ini membuka wawasan mereka tentang prospek besar di sektor pangan. “Kami semakin yakin pertanian bisa dikelola secara profesional dengan teknologi modern,” ujarnya.

Diskusi ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal program swasembada pangan nasional. Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung penuh inisiatif anak muda yang ingin mengembangkan usaha di bidang pertanian dan kehutanan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal keterlibatan mahasiswa Bengkulu dalam memperkuat ketahanan pangan. Dengan semangat kolaborasi, Indonesia optimistis mampu mewujudkan kedaulatan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here