Gubernur Bengkulu Siapkan Bibit Kopi Berstandar Internasional untuk 86 Ribu Hektare Lahan

0
235
Helmi saat membuka acara Festival Kopi Bengkulu yang digelar di Lapangan Setia Negara, Curup, Rabu malam. (Dok: Antaranews)

Rejang Lebong, Spoiler.id – Dalam rangka mendongkrak produktivitas dan nilai jual kopi Bengkulu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengumumkan rencana pemberian bantuan bibit kopi unggul berstandar internasional. Bantuan ini ditujukan untuk lahan seluas sekitar 86.000 hektare yang tersebar di tujuh dari sepuluh kabupaten/kota di wilayah tersebut.

“Bibit kopi ini berstandar internasional dan akan menjamin harga jual yang mengikuti standar pasar global,” ujar Helmi saat membuka acara Festival Kopi Bengkulu yang digelar di Lapangan Setia Negara, Curup, Rabu (29/5/2025).

Ia menambahkan bahwa peralihan dari bibit lokal ke bibit internasional diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani kopi di Bengkulu. Kopi Bengkulu—yang dikenal juga dengan sebutan Kopi Merah Putih atau Cat and White Coffee—dinilai memiliki potensi besar karena cita rasanya yang khas dan harga yang relatif tinggi serta stabil di pasar internasional.

Sementara itu, Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri, menyampaikan bahwa kopi dari daerahnya telah memiliki pasar tersendiri dan diminati oleh konsumen yang sebagian besar menjadi pelanggan tetap setelah mencicipi.

“Data dari Dinas Pertanian dan Peternakan menunjukkan bahwa Rejang Lebong masih menjadi penghasil kopi terbesar di Provinsi Bengkulu. Kita optimis produksi kopi bisa semakin meningkat,” kata Fikri.

Kegiatan Festival Kopi kali ini juga didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Kepala dinas, Murlin Hanizar, menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan bagian dari program unggulan provinsi yang bertajuk Bantu Rakyat, dengan subtema “Bengkulu Visual Coffee Day”.

“Festival ini bukan sekadar pameran, tapi juga diisi dengan kegiatan edukatif seperti workshop, pelatihan pengolahan kopi, sertifikasi barista, lomba meracik kopi, hingga pameran UMKM kopi dari berbagai daerah,” jelas Murlin.

Workshop dan pelatihan tersebut, lanjutnya, telah dimulai sejak siang hari di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan diikuti oleh para pelaku usaha serta komunitas kopi lokal.

Dengan berbagai dukungan dan program ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kopi daerah tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga mampu menembus pasar internasional dengan kualitas dan konsistensi yang terus ditingkatkan.

Pewarta: Viona
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here