Mukomuko, Spoiler.id — Ribuan jamaah memadati area Pesantren Al Fatah Nailul Anwar, Desa Sari Makmur, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, Minggu (1/6), dalam rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah ke-II Pondok Pesantren Afna Tahun 2025.

Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya tahun ajaran sekaligus refleksi spiritual dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berdaya saing.
Turut hadir dalam kegiatan Wakil Bupati Mukomuko bersama tokoh sentral pesantren, Kyai Miftachul Huda Alchakimy (Gus Huda), serta jajaran pejabat dari Polres Mukomuko, kepala dinas, camat, hingga kepala desa.
Dalam tausiyahnya, K.H. Abbas Billy menekankan pentingnya perpaduan antara ilmu, akhlak, dan kesadaran lingkungan sebagai fondasi membentuk generasi unggul.
“Sebagai Generasi Madani, kita tidak cukup hanya menguasai ilmu. Kita juga perlu memiliki akhlak mulia dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Generasi yang maju bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun dalam bersikap dan bertanggung jawab terhadap bumi yang ditinggalinya,” tegas beliau dalam ceramahnya.
Lebih lanjut, beliau mengajak para santri dan generasi muda untuk tidak melupakan identitas tradisi keislaman dalam menghadapi tantangan era digital.
“Teknologi adalah alat, bukan tujuan. Jangan sampai kita kehilangan jati diri karena terlena dengan kemajuan. Jadikan digitalisasi sebagai sarana dakwah dan belajar, bukan sebagai candu,” ujar K.H. Abbas Billy.
Haflah ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar undangan, menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran kolektif dalam mencetak generasi berkarakter Islami.
Pewarta: Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025
















































