Jakarta, Spoiler.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus COVID-19.
Imbauan ini disampaikan melalui Surat Edaran (SE) resmi menyusul tren peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara di kawasan Asia, termasuk Thailand, Malaysia, Hong Kong, dan Singapura.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menyatakan bahwa meskipun Indonesia saat ini mencatat penurunan kasus, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.
“Varian dominan yang menyebar di Thailand adalah XEC dan JN.1, di Singapura LF.7 dan NB.1.8, di Hongkong JN.1, dan di Malaysia adalah XEC, yang merupakan turunan dari JN.1. Meskipun penyebarannya tergolong rendah dan angka kematiannya juga masih rendah, langkah antisipatif tetap diperlukan,” kata Murti Utami di Jakarta, Senin (2/6/2025).
Di Indonesia sendiri, lanjut Murti, angka kasus konfirmasi mingguan mengalami penurunan signifikan, dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi hanya 3 kasus pada minggu ke-20, dengan positivity rate sebesar 0,59 persen. Adapun varian yang dominan saat ini adalah MB.1.1.
Sehubungan dengan peningkatan global, Kemenkes meminta seluruh unit kesehatan dan pemangku kepentingan untuk melakukan:
Pemantauan perkembangan kasus COVID-19 global melalui kanal resmi pemerintah dan WHO.
Pengawasan tren kasus Influenza Like Illness (ILI), Severe Acute Respiratory Infection (SARI), pneumonia, dan COVID-19 melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
“Kami mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta menggunakan masker jika sedang sakit atau berada di kerumunan,” tutur Murti.
Murti juga mengingatkan pentingnya deteksi dini, terutama bagi masyarakat yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan dan memiliki riwayat kontak dengan faktor risiko.
“Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala, karena deteksi dini akan membantu mencegah penyebaran wabah lebih luas,” tambahnya.
Kementerian Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru, terlebih menjelang musim pancaroba dan peningkatan mobilitas masyarakat.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025
















































