Paguyuban Kuda Kepang Rejang Lebong Akan Gelar Gerebeg Suro 2025 Meriahkan 1 Muharram

0
82
Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Kabupaten Rejang Lebong saat audiensi di Mapolres Rejang Lebong, Rabu (2/7). (Foto Dok Antara)

Rejang Lebong, Spoiler.id – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Kabupaten Rejang Lebong (PKKKRL) akan menggelar Gerebeg Suro dengan menghadirkan jaranan massal di Lapangan Dwi Tunggal Curup, pada 7 Juli 2025 atau bertepatan dengan 10 Muharram.

Ketua PKKKRL, Hidayatullah, menyampaikan bahwa Gerebeg Suro bukan hanya perayaan pergantian tahun, tetapi menjadi wadah pelestarian budaya dan sarana mempererat nilai keislaman dan kebersamaan.

“Gerebeg Suro ini bukan sekadar perayaan. Ini momen refleksi budaya dan keagamaan sekaligus ajang memperkuat tali silaturahim melalui seni tradisional Islami,” ujar Hidayatullah saat audiensi di Mapolres Rejang Lebong, Rabu (2/7).

Acara ini telah menjadi agenda tahunan sejak 2022, dan terus dikembangkan sebagai bentuk pembinaan kepada generasi muda agar mencintai dan melestarikan budaya lokal, khususnya kesenian kuda kepang.

Untuk kelancaran acara, pihak panitia telah berkoordinasi dengan Polres Rejang Lebong, mengingat kegiatan tersebut akan melibatkan puluhan grup kuda kepang dari berbagai daerah di dalam dan luar kabupaten.

“Kami sangat membutuhkan dukungan aparat keamanan. Dengan kerjasama dari pihak Polres, kami berharap acara dapat berlangsung tertib dan aman,” tegas Hidayatullah.

Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir memberikan apresiasi atas inisiatif pelestarian budaya yang dilakukan PKKKRL. Pihaknya menyatakan siap mendukung penuh pengamanan kegiatan tersebut.

“Tradisi ini bukan hanya milik komunitas seni, tetapi milik kita semua. Gerebeg Suro harus terus hidup dan menjadi warisan untuk memperkuat kerukunan masyarakat,” kata AKBP Florentus Situngkir.

Gerebeg Suro tahun ini diharapkan menjadi momentum penting dalam merawat nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat Rejang Lebong, serta mendukung pengembangan seni tradisional sebagai bagian dari identitas daerah.

Pewarta: Viona
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here