Mensos Usulkan 40 Tokoh Jadi Pahlawan Nasional, Termasuk Soeharto dan Gus Dur

0
69

Jakarta, Spoiler.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyerahkan secara resmi daftar 40 tokoh untuk diusulkan sebagai penerima gelar pahlawan nasional. Usulan tersebut termasuk nama-nama penting dalam sejarah bangsa, seperti tokoh buruh Marsinah, Presiden ke-2 RI Soeharto, dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Penyerahan dilakukan oleh Gus Ipul kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), dalam sebuah pertemuan di Kantor Kementerian Kebudayaan, Selasa (21/10/2025) siang.

“Usulan ini merupakan hasil pembahasan panjang. Ada nama-nama yang sudah memenuhi syarat sejak lima hingga enam tahun lalu, dan ada juga yang baru diputuskan tahun ini,” ujar Gus Ipul.

Proses pengajuan gelar pahlawan nasional dimulai dari tingkat daerah melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD). Setelah dikaji dan disahkan oleh bupati atau wali kota, berkas diteruskan ke gubernur sebelum akhirnya dikirim ke Kementerian Sosial untuk dikaji lebih lanjut.

“Kami telah mengkaji semua dokumen yang diterima bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), dan hasilnya kami serahkan hari ini kepada Pak Fadli Zon untuk pembahasan selanjutnya di tingkat dewan,” kata Saifullah.

Selain Marsinah, Soeharto, dan Gus Dur, sejumlah tokoh lain yang masuk dalam daftar usulan antara lain Syaikhona Muhammad Kholil (ulama asal Bangkalan), KH Bisri Syansuri (Rais Aam PBNU), KH Muhammad Yusuf Hasyim (Tebuireng, Jombang), Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf (Sulawesi Selatan), dan Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin (mantan Gubernur DKI Jakarta).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar sidang khusus untuk membahas pengusulan 40 tokoh tersebut, yang merupakan hasil kajian, seminar, dan diskusi lintas lembaga selama bertahun-tahun.

“Dewan Gelar akan segera menggelar sidang untuk membahas usulan ini secara komprehensif. Semua masukan dan rekomendasi akan kami pertimbangkan secara objektif,” ujar Fadli.

Pengusulan gelar pahlawan nasional menjadi bentuk penghormatan negara terhadap jasa-jasa luar biasa para tokoh dalam memperjuangkan kemerdekaan, membangun bangsa, dan menjaga kedaulatan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here