Mahasiswa Papua di Bengkulu Gelar Aksi Solidaritas, Tolak Militerisme di Tanah Papua

0
62
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Bengkulu menggelar aksi solidaritas di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (5/11) sore. (Foto: Restu Edi/Spoiler.id)

Bengkulu, Spoiler.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Bengkulu menggelar aksi solidaritas di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (5/11) sore.

Dalam orasinya, para mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Presiden RI untuk segera menarik pasukan militer dari wilayah Papua karena dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Mereka juga menilai penyelesaian pelanggaran HAM di Papua belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Jika persoalan HAM di tanah Papua tidak segera diselesaikan, maka kami menuntut Presiden Prabowo untuk mundur dari jabatannya,” ujar salah satu orator dalam orasi yang disampaikan di tengah kerumunan massa.

Mahasiswa juga menyoroti pendekatan militer yang dinilai memperburuk kondisi sosial masyarakat Papua, serta menutup ruang demokrasi di wilayah tersebut. Dalam seruannya, massa aksi menuding aparat keamanan kerap melakukan tindakan represif terhadap warga sipil dan aktivis lokal.

Selain itu, peserta aksi juga mengkritik sikap pemerintah yang dinilai inkonsisten dalam membela kemanusiaan. Mereka menilai dukungan terhadap Palestina tidak diimbangi dengan perhatian yang sama terhadap penderitaan masyarakat asli Papua.

Massa aksi juga membacakan tujuh poin pernyataan sikap. Di antaranya menuntut penghentian operasi militer di Papua, investigasi Komnas HAM terhadap dugaan kekerasan di sejumlah wilayah seperti Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Nduga, serta mendesak pemerintah membuka ruang demokrasi bagi jurnalis nasional dan internasional.

Mereka juga menolak segala bentuk investasi yang dianggap merugikan hak-hak ekologis, ekonomi, dan sosial masyarakat Papua. Aksi ini menjadi pengingat bahwa suara mahasiswa Papua di Bengkulu terus bergema, membawa pesan kemanusiaan dan keadilan bagi tanah kelahirannya di ujung timur Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here