Kartu Kuning Terkuak, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan FS dalam Kasus Kebakaran Pasar Karmia Jaya

0
61
Polisi mengamankan seorang terduga pelaku berinisial FS (29), terduga pelaku pembakaran Pasar Karmia Jaya di Kelurahan Sumber Jaya, Simpang Kandis, Bengkulu pada Selasa (26/11/2025). (Foto: Istimewa)

Bengkulu, Spoiler.id – Kepolisian Resor Kota Bengkulu terus mendalami kasus kebakaran Pasar Karmia Jaya yang terjadi pada Selasa (25/11/2025) setelah keluarga FS (29), terduga pelaku, menyerahkan dokumen yang menunjukkan riwayat perawatan FS di Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu. Dokumen itu berisi kartu kuning tanda berobat yang kini menjadi salah satu fokus penyidikan Satreskrim Polresta Bengkulu dalam menilai kondisi mental FS.

Kasubnit Pidana Umum Satreskrim Polresta Bengkulu, Ipda Revi Harisona, mengatakan kartu tersebut telah diterima dan akan diverifikasi dengan pihak RSKJ Soeprapto. “Dari hasil pemeriksaan, keluarga menunjukkan kartu kuning tanda berobat. Namun, kita tetap harus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan riwayat medisnya,” ujar Revi di Bengkulu, Rabu (26/11/2025).

Dokumen medis itu menjadi pertimbangan penting penyidik untuk menilai apakah kondisi kejiwaan FS berpengaruh terhadap tindakannya membakar kios milik keluarganya sendiri hingga merembet dan melalap 30 lapak di Pasar Karmia Jaya. Penyidik berencana meminta keterangan dokter yang pernah menangani FS guna memastikan rekam medis dan kondisi kejiwaan terduga pelaku.

FS diketahui mengaku melakukan pembakaran secara tunggal. Aksi itu dipicu dendam pribadi terhadap kakak iparnya. Penyidik menyebut adanya konflik internal keluarga yang telah berlangsung lama sehingga memicu emosi FS. “Motif sementara, pelaku dendam terhadap seseorang yang masih dalam lingkungan keluarganya,” kata Revi.

Sebelum kejadian, FS sempat terlibat cekcok dengan kakak iparnya. Ia kemudian membakar kios tempat usaha keluarganya tersebut sebelum api menjalar cepat ke lapak lain karena bangunan pasar didominasi material kayu. FS kini menjalani pemeriksaan mendalam di Polresta Bengkulu untuk memastikan tidak ada motif maupun pelaku lain.

Pada hari yang sama, penyidik turut memeriksa seorang pemilik akun media sosial yang mengunggah video detik-detik awal munculnya api di lokasi kejadian. Video berdurasi 24 detik yang diunggah akun Facebook atas nama Frendi Fendi menjadi perhatian publik karena muncul sebelum api diketahui menyambar lebih luas. Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, Kompol Sujud Alif Yulam Lam, membenarkan pemeriksaan terhadap pengunggah video tersebut. “Iya, sedang kami periksa. Masih tahap klarifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu menyebut proses pemadaman berlangsung sulit karena bangunan pasar berdempetan. Kepala Sektor 1 Damkar, Yuwandi, mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh armada dari sembilan pos untuk memadamkan api yang berlangsung sekitar tiga jam. “Kiosnya habis semua, sekitar 30 lapak terbakar. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Polresta Bengkulu hari ini menjadwalkan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk menelaah dokumen medis FS, keterangan keluarga, hasil pemeriksaan saksi, serta barang bukti yang telah diamankan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here