Presiden Prabowo: Masih Ada 29 Juta Warga Indonesia Belum Miliki Rumah

0
115
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan dalam akad massal 50.030 Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembayaran Perumahan (KPR FLPP) di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Spoiler.id – Presiden Prabowo Subianto menyebutkan sebanyak 29 juta warga Indonesia hingga kini belum memiliki rumah. Hal tersebut disampaikannya saat menyaksikan akad massal 50.030 Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) di Serang, Banten, Sabtu.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan penyediaan rumah bagi rakyat membutuhkan kerja keras dan sinergi seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, terutama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Hari ini saya merasa gembira, walaupun saya sadar perjalanan masih jauh. Cita-cita kita masih jauh karena 29 juta rakyat kita masih belum punya rumah. Jadi Pak Ara kerja keras, semua menteri kita kompak, kita cari jalannya. Kalau ada kehendak, pasti ada jalan,” kata Prabowo, seperti disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden sejalan dengan pernyataan Menteri PKP Maruarar Sirait yang menyebutkan bahwa masyarakat dari kelompok ekonomi paling lemah memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian jika diberdayakan dengan baik.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan melalui perbaikan tata kelola pemerintahan, termasuk menghentikan penyelewengan, korupsi, dan berbagai praktik penipuan yang merugikan negara.

Prabowo juga mengapresiasi pelaksanaan akad massal 50.030 KPR FLPP dan serah terima kunci rumah subsidi tahun 2025 yang dinilainya sebagai capaian besar dan berkelanjutan lintas pemerintahan.

“Prestasi luar biasa, 50.030 akad massal rumah subsidi. Program ini dimulai dari Presiden SBY, diteruskan oleh Pak Jokowi, saya teruskan dan saya tingkatkan. Tidak ada pembangunan bangsa yang tidak dilakukan dalam periode panjang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara simbolis menyerahkan kunci rumah subsidi kepada 10 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari berbagai daerah. Mereka berasal dari beragam latar belakang profesi, antara lain guru honorer, penyandang disabilitas netra, pedagang kecil, pengemudi ojek daring, buruh, nelayan, dai, hingga pekerja sektor informal lainnya.

Akad massal KPR FLPP ini turut dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Hadir pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanegara, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here