Istana Imbau Pengibaran Bendera Setengah Tiang Tiga Hari untuk Hormati Try Sutrisno

0
60

Jakarta, Spoiler.id – Kementerian Sekretariat Negara mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari berturut-turut, mulai 2 hingga 4 Maret 2026, sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno.

Imbauan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Kementerian Sekretariat Negara (@kemensetneg.ri), Senin. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pengibaran bendera setengah tiang dilakukan untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada almarhum yang wafat pada 2 Maret 2026 di Jakarta.

“Dalam rangka memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno yang telah wafat pada tanggal 2 Maret 2026 di Jakarta, masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air dimohon untuk mengibarkan Bendera Negara setengah tiang selama 3 (tiga) hari berturut-turut mulai tanggal 2 s.d. 4 Maret 2026,” demikian pernyataan dalam unggahan tersebut.

Selain itu, periode 2 hingga 4 Maret 2026 juga ditetapkan sebagai Hari Berkabung Nasional. Imbauan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Informasi wafatnya pertama kali disampaikan pihak keluarga dan kemudian dikonfirmasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila serta sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Pasukan Pengamanan Presiden.

Jenazah almarhum dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Senin siang. Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi tersebut.

Upacara pemakaman dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-11 Boediono, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan TNI.

Dalam prosesi upacara, Presiden Prabowo membacakan apel persada sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum. Dalam apel tersebut, Presiden menyampaikan bahwa negara mempersembahkan jiwa raga dan jasa-jasa almarhum ke persada ibu pertiwi, seraya mendoakan agar darma bakti yang telah ditempuh menjadi suri teladan bagi seluruh bangsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here