IKA PMII Bengkulu Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden untuk Jaga Stabilitas Nasional

0
32
Ketua PW IKA PMII Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, M.Pd.I. (Foto: Restu Edi/Spoiler.id)

Bengkulu, Spoiler.id – Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor 01/A-2/PW IKA-PMII/BKL/III/2026 yang ditujukan kepada Presiden RI, tertanggal Rabu (11/3/2026). Surat itu ditandatangani Ketua PW IKA PMII Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, M.Pd.I.

Dalam keterangannya, Sri Ihsan menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden dinilai penting untuk menjaga stabilitas nasional serta efektivitas pengambilan kebijakan strategis di bidang keamanan.

“Kami mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden RI guna menjaga stabilitas nasional, mempercepat koordinasi kebijakan keamanan, serta memastikan pengambilan keputusan strategis tanpa hambatan birokrasi,” ujar Sri Ihsan.

Ia menambahkan, secara konstitusional dan demokratis, posisi tersebut juga memperjelas pertanggungjawaban institusi Polri sekaligus meminimalisir potensi intervensi politik.

Selain itu, PW IKA PMII Bengkulu juga menyatakan dukungan terhadap visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka yang tertuang dalam Asta Cita.

Menurut Sri Ihsan, arah kebijakan tersebut mencakup penguatan sektor pertahanan, swasembada pangan dan energi, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program kesehatan dan gizi, hilirisasi ekonomi, pemberantasan korupsi, hingga pembangunan berbasis desa.

“Kami melihat Asta Cita sebagai landasan strategis dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang dinilai semakin humanis dan profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Kami mengapresiasi Polri yang telah melaksanakan pengamanan aksi demonstrasi secara humanis dan profesional. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar Sri Ihsan.

PW IKA PMII Bengkulu turut mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa, agar tetap menjaga etika dan ketertiban dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

“Kami mengajak pemuda dan mahasiswa untuk tidak mudah terprovokasi, bersikap intelektual, santun, serta mengedepankan adab dan etika dalam setiap aksi,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here