Gorontalo, Spoiler.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun sektor kelautan dan perikanan secara besar-besaran melalui penguatan ekonomi biru saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu.
Presiden mengatakan potensi kelautan Indonesia merupakan karunia besar yang harus dikelola secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
“Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru, ekonomi laut biru, the blue ocean economy. The blue ocean economy ini sangat penting, ini adalah karunia yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan sekarang kita harus besar-besaran investasi,” kata Presiden Prabowo dalam keterangan yang diterima di Jakarta.
Menurut Presiden, penguatan sektor kelautan dan perikanan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah membangun kemandirian nasional, termasuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Ia menyebut Indonesia kini semakin dihormati karena mampu mencapai swasembada pangan pada sejumlah komoditas strategis, seperti beras dan jagung. Dalam capaian tersebut, nelayan dinilai memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
“Kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar dan para nelayan punya jasa besar. Karena itu, kita ingin memperkuat peran para nelayan kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengungkapkan pemerintah menyiapkan pembangunan sebanyak 1.582 kapal ikan pada tahun ini. Kapal-kapal tersebut nantinya akan dikelola oleh kelompok nelayan yang tergabung dalam koperasi.
Menurut Presiden, skema koperasi diterapkan agar pengelolaan kapal lebih efektif dan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di berbagai daerah pesisir.
“Nanti diatur apakah 30 nelayan satu koperasi, nanti kita beri kapal. Kapalnya ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil,” tegasnya.
Presiden optimistis langkah penguatan ekonomi biru dan pembangunan armada perikanan nasional akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.
“Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin mereka senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” kata Presiden.

















































