BGN Hentikan Insentif SPPG Selama Libur Sekolah, Efisiensi Anggaran MBG Diperkirakan Capai Rp3 Triliun

0
19

Jakarta, Spoiler.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara pemberian insentif kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah seiring penghentian distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada periode 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Wakil Kepala BGN sekaligus Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, mengatakan SPPG yang tidak beroperasi selama masa libur sekolah tidak akan menerima insentif.

“Seluruh SPPG yang tidak beroperasi tidak akan mendapat insentif,” kata Agustina dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kebijakan tersebut diatur dalam Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional SPPG pada periode hari libur dalam rangka penyelenggaraan program MBG Tahun Anggaran 2026.

Agustina menjelaskan setiap SPPG selama ini menerima insentif sebesar Rp6 juta per hari, termasuk unit yang belum beroperasi secara penuh karena jumlah penerima manfaat belum mencapai kapasitas maksimal 3.000 orang.

Penghentian sementara pemberian insentif dilakukan seiring kebijakan BGN yang tidak mendistribusikan program MBG selama masa libur sekolah.

Kebijakan tersebut, kata dia, diambil untuk mendukung penataan dan standarisasi tata kelola program agar pelaksanaannya ke depan berjalan lebih efektif dan terukur.

Selain itu, penghentian operasional sementara juga berdampak pada efisiensi anggaran negara.

Berdasarkan data BGN, saat ini terdapat 27.820 SPPG yang telah beroperasi di berbagai daerah.

Dengan asumsi penghentian insentif sebesar Rp6 juta per hari selama 18 hari masa libur sekolah, BGN memperkirakan efisiensi anggaran mencapai sekitar Rp3 triliun.

“Kalau kita melihat angka jumlah SPPG yang telah beroperasi 27.820 dikalikan dengan insentif per hari selama 18 hari, maka kita sudah bisa melakukan efisiensi insentif SPPG sebesar Rp3.004.560.000.000,” ujar Agustina.

Ia menambahkan masa libur sekolah akan dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi, penataan kembali tata kelola, serta standarisasi operasional program MBG.

Sebelumnya, BGN memutuskan menghentikan sementara distribusi program Makan Bergizi Gratis selama periode libur sekolah mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

“Kali ini kebijakan yang kami ambil adalah benar-benar tidak mendistribusikan MBG dengan tujuan melakukan standarisasi tata kelola operasional dan efisiensi sumber daya,” kata Agustina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here