Bengkulu, Spoiler.id – Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) Bencoolen mengajak seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama menyukseskan Festival Tabut 2026 sebagai salah satu warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia yang menjadi identitas dan kebanggaan daerah.
Ketua KKT Bencoolen, Achmad Syiafril, mengatakan Festival Tabut bukan sekadar agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai tradisi, serta memperkenalkan kekayaan budaya Bengkulu kepada masyarakat nasional.
“Kami dari Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) Bencoolen mengajak seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama memeriahkan Festival Tabut Tahun 2026 sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) RI kebanggaan Provinsi Bengkulu yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur,” kata Achmad Syiafril di Bengkulu, Jumat (18/6/2026).
Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan Festival Tabut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun keluarga Tabut, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Ia menilai Festival Tabut merupakan simbol pelestarian budaya yang mencerminkan nilai kebersamaan, toleransi, serta keharmonisan masyarakat Bengkulu yang telah terbangun sejak lama.
“Mari kita jadikan Festival Tabut Tahun 2026 sebagai momentum mempererat silaturahmi, menjaga nilai budaya dan menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa Bengkulu adalah daerah yang menjunjung tinggi adat istiadat, toleransi, keamanan dan kebersamaan,” ujarnya.
Achmad Syiafril berharap seluruh rangkaian Festival Tabut 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan meriah sehingga semakin memperkuat citra Bengkulu sebagai daerah yang kaya akan budaya dan tradisi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dalam bingkai pelestarian budaya.
“Tabut Bersatu, Bengkulu Maju, Budaya Terjaga, Persatuan Tetap Terpelihara,” tutupnya.















































