Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kemkomdigi Siapkan Jaringan Internet

0
79

Jakarta, Spoiler.id – Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat melalui penyediaan konektivitas internet, penguatan jaringan sekolah, serta peningkatan literasi dan keterampilan digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan dukungan tersebut diperlukan agar proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat dapat berlangsung lancar dan setara di seluruh wilayah Indonesia.

“Dukungan ini memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar di seluruh wilayah,” ujar Meutya usai peresmian 166 Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan, Senin.

Pemerintah secara resmi meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi maupun keterbatasan wilayah.

Peresmian dilakukan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto dengan pusat kegiatan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Presiden didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menkomdigi Meutya Hafid.

Kemkomdigi menegaskan kehadiran kementerian tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah agar Sekolah Rakyat tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga diperkuat dengan infrastruktur dan konektivitas digital yang memadai sehingga kualitas pembelajaran dapat setara antarwilayah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Ia menilai program tersebut sebagai langkah terobosan dan keputusan berani untuk menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja mewujudkan langkah terobosan ini. Saya terharu melihat dampaknya bagi anak-anak kita,” kata Presiden.

Presiden menegaskan pembangunan nasional harus disertai pemerataan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat.

“Melalui Sekolah Rakyat, negara membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang berdaya saing di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan Sekolah Rakyat saat ini telah beroperasi di 166 titik yang tersebar di 34 provinsi serta 131 kabupaten dan kota. Program tersebut menampung 15.954 siswa dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kemkomdigi atas kesiapan jaringan dan infrastruktur digital yang mendukung kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat,” kata Saifullah Yusuf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here