Kapolri: Pemerintah Perkuat Kemandirian Bangsa Melalui Hilirisasi dan Program Asta Cita

0
78
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojol dan Buru Kamtibmas "Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae" Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). (Foto: Istimewa/Spoiler.id)

Jakarta, Spoiler.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong penguatan kemandirian bangsa di tengah dinamika konflik global yang semakin kompleks.

Menurut Kapolri, berbagai kebijakan strategis telah dirumuskan pemerintah guna memperkuat ketahanan nasional, yang tercermin dalam misi Asta Cita, 17 program prioritas, delapan program hasil terbaik cepat, serta delapan sasaran prioritas nasional.

“Berbagai kebijakan tersebut diwujudkan melalui upaya hilirisasi energi dan industri serta swasembada pangan guna memperkuat kemandirian bangsa, sehingga Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri,” kata Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan pemerintah tengah mendorong hilirisasi di berbagai sektor strategis, di antaranya industri bauksit, baterai listrik, otomotif, semikonduktor, serta sejumlah komoditas strategis lainnya.

Secara keseluruhan, kata dia, terdapat sekitar 18 program hilirisasi besar yang sedang dikembangkan, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy yang tersebar di 34 wilayah di Indonesia.

Selain sektor industri, pemerintah juga memperkuat ketahanan di sektor pangan, perikanan, serta industri makanan guna meningkatkan kemandirian ekonomi nasional.

Kapolri menambahkan pemerintah juga berupaya meningkatkan produksi energi nasional melalui peningkatan lifting minyak, antara lain dengan membuka sumur-sumur baru, mengoptimalkan pengelolaan sumur tua, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor dari negara lain, khususnya di sektor pangan dan energi.

“Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat membuka ruang ekonomi yang lebih luas serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam mendukung keberhasilan program tersebut, Kapolri menekankan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif agar proses hilirisasi dan pengembangan industri dapat berjalan optimal.

Menurut dia, investasi memiliki peran penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional, baik melalui penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Di tengah situasi geopolitik global yang dinamis, pemerintah Indonesia juga terus menjalankan diplomasi internasional dengan mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta komitmen sebagai negara nonblok.

Kapolri menyebut pendekatan tersebut dilakukan untuk memitigasi dampak eskalasi konflik global terhadap stabilitas nasional.

Selain itu, Indonesia juga aktif mendorong upaya perdamaian internasional, termasuk dalam konflik Palestina dan Israel serta ketegangan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

“Indonesia turut berperan aktif dalam mendorong perdamaian melalui forum Board of Peace dengan mengedepankan pendekatan two state solution,” kata Listyo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here