AMJ Akan Gelar Diskusi Publik Edukasi Hukum Bertema “Kritik Tanpa Jerat” di Bengkulu

0
12

Bengkulu, Spoiler.id – Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) akan menggelar Diskusi Publik & Interactive Talkshow Edukasi Hukum 2026 dengan mengusung tema “Kritik Tanpa Jerat: Seni Menguliti Kebijakan Tanpa Terpeleset Hukum”.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) bekerja sama dengan Azwira dan Bencoolen Mall sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat sekaligus membangun ruang dialog yang sehat antara media, akademisi, aparat penegak hukum, praktisi hukum, dunia usaha, dan masyarakat.

Diskusi publik tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 13.00 WIB di Atrium Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, dan terbuka untuk umum, khususnya insan pers, mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap isu demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Talkshow ini bertujuan meningkatkan literasi hukum masyarakat mengenai batasan antara kebebasan menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik dengan potensi pelanggaran hukum, terutama di era digital dan penggunaan media sosial. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai cara menyampaikan kritik yang konstruktif, berbasis fakta, dan tetap berada dalam koridor hukum.

Tiga tokoh akan hadir sebagai narasumber, yakni Febri Diansyah, S.H. (Advokat sekaligus Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi), Wibowo Susilo, S.E. (Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis/AMJ), dan Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H. (Kapolresta Bengkulu). Sementara itu, jalannya diskusi akan dipandu oleh Beni Hidayat, S.H., Ketua Kongres Advokat Indonesia Provinsi Bengkulu, sebagai moderator.

Melalui forum interaktif ini, para narasumber akan membahas berbagai aspek hukum terkait penyampaian kritik, perlindungan kebebasan berpendapat, etika bermedia sosial, peran media dalam mengawal kebijakan publik, hingga kontribusi dunia usaha dalam mendukung terciptanya ruang demokrasi yang sehat.

Ketua AMJ, Wibowo Susilo, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus dialog antara masyarakat, media, aparat penegak hukum, praktisi hukum, dan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat pemahaman mengenai hak konstitusional dalam menyampaikan pendapat.

“Melalui diskusi ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin cerdas dalam menyampaikan kritik yang berbasis data, fakta, dan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku. Kritik merupakan bagian penting dari demokrasi, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Irwandi Putra yang juga menjabat sebagai Direktur Azwira, mengatakan pihaknya optimistis kegiatan ini akan menjadi ruang diskusi yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan forum yang tidak hanya membahas teori hukum, tetapi juga memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat tentang bagaimana menyampaikan kritik secara cerdas, beretika, dan sesuai dengan koridor hukum. Melalui kolaborasi antara AMJ, Azwira, dan Bencoolen Mall, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda edukasi yang mampu memperkuat budaya demokrasi dan meningkatkan kesadaran hukum di Bengkulu,” kata Irwandi.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa, insan pers, organisasi masyarakat, dan generasi muda untuk hadir serta memanfaatkan kesempatan berdialog langsung dengan para narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang hukum, media, dan penegakan hukum.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Biznet, Informa, dan King Mini Soccer, yang bersama-sama mendukung terselenggaranya edukasi hukum bagi masyarakat Bengkulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here