Prabowo Ungkap Swasembada Pangan Tercapai Setahun, Stok Beras Indonesia Aman

0
12

Jakarta, Spoiler.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan dalam waktu lebih cepat dari target awal pemerintah. Swasembada pangan yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun, menurut Presiden, dapat diwujudkan dalam waktu satu tahun.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

“Karena kebijakan dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam empat tahun ternyata berhasil kita capai dalam waktu satu tahun,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan tonggak awal pencapaian tersebut terlihat dari keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras. Kondisi itu dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi ketidakpastian pangan global.

Menurut dia, sejumlah negara di dunia kini menghadapi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan pangan yang berpotensi memicu kelaparan akibat perubahan cuaca dan berbagai faktor lainnya.

“Di tengah dunia sekarang, yang sangat khawatir terhadap kelaparan massal, akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu, kita alhamdulillah,” ujarnya.

“Dapat saya laporkan di majelis ini soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia kita berada dalam keadaan aman,” sambung Prabowo.

Presiden juga memastikan pemerintah memiliki cadangan pangan yang cukup untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi dampak El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi sektor pertanian.

“Kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tantangan El Nino yang katanya tahun ini akan berarti El Nino yang paling dahsyat. Kita telah mencapai itu dengan keberanian menghadapi masalah,” katanya.

Stok Beras Pemerintah Capai 5,4 Juta Ton

Kondisi ketahanan pangan tersebut juga ditopang oleh ketersediaan cadangan beras pemerintah yang berada pada level tinggi.

Perum Bulog mencatat stok beras yang dikuasai pemerintah mencapai sekitar 5,4 juta ton hingga Agustus 2026. Sementara realisasi penyerapan beras dari petani telah mencapai sekitar 3,4 juta ton atau 80 persen dari target penyerapan nasional sebesar 4 juta ton sepanjang 2026.

Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto mengatakan capaian penyerapan tersebut membuat pihaknya optimistis dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.

“Stok beras kita seperti yang saya sampaikan tadi itu 5,4 juta ton. Kita target di tahun ini itu sekitar 4 juta ton kita serap dari masyarakat dan sudah tercapai sekitar 80 persen ini atau sekitar 3,4 juta ton. Tinggal sedikit lagi,” kata Hendra di Cimahi, Kamis (13/8/2026).

Dengan capaian tersebut, Bulog masih perlu menyerap sekitar 600 ribu ton beras dari pasokan dalam negeri untuk memenuhi target tahunan.

Hendra memastikan kondisi stok beras saat ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan nasional sekaligus mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan produksi.

“Ini enggak masalah. Aman, stok beras kita aman, banyak betul,” ujarnya.

Cadangan Pangan Dukung Penyaluran Bansos

Ketersediaan cadangan beras juga mendukung pelaksanaan program bantuan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada periode Juli, Agustus dan September 2026, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh bantuan beras sebanyak 30 kilogram.

Program tersebut menyasar sekitar 33,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Total beras yang disalurkan dalam program tersebut mencapai sekitar 1 juta ton.

Hendra mengatakan penyerapan hasil panen petani secara optimal dan pengelolaan cadangan pangan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Makanya atas perintah Presiden dibagikan kepada masyarakat, supaya swasembada pangan dan ketahanan pangan itu benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat,” katanya.

Bulog selanjutnya akan terus mengoptimalkan penyerapan beras produksi dalam negeri untuk menjaga ketersediaan cadangan pangan sekaligus memastikan program swasembada pangan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here