Ketua DPD Beri Gelar 7 Presiden RI di Sidang Tahunan MPR

0
18

Jakarta, Spoiler.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Bachtiar Najamudin mengajak seluruh peserta Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 untuk memberikan penghormatan kepada tujuh presiden yang pernah memimpin Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan Sultan dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Ia menilai setiap presiden memiliki kontribusi dan capaian yang menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa.

“Setiap presiden republik ini adalah negarawan dengan capaian nyata pada masanya masing-masing,” kata Sultan.

Sultan kemudian menyebut kontribusi sejumlah presiden Indonesia berdasarkan julukan dan peran yang melekat pada masing-masing kepemimpinan.

“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator; Presiden Soeharto, Bapak Pembangunan; Presiden Habibie, Bapak Teknologi; Presiden Abdurrahman Wahid, Bapak Pluralisme; Presiden Megawati Soekarnoputri, Srikandi Konstitusi; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Bapak Perdamaian; Presiden Joko Widodo, Bapak Infrastruktur,” ujarnya.

Menurut Sultan, setiap presiden telah memberikan warna tersendiri sekaligus menorehkan sejarah dalam perjalanan pembangunan Indonesia.

Ia mengatakan perjalanan tersebut kini memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Sejarah itu kini sampai pada satu babak baru, kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” kata Sultan.

Sultan juga menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berjalan secara kompak dan saling melengkapi dalam menjalankan pemerintahan.

DPD RI, kata dia, turut memberikan apresiasi terhadap berbagai program pemerintah yang dinilai diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan martabat bangsa.

“DPD RI menyampaikan apresiasi yang tulus kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang secara kompak dan saling melengkapi dalam menegakkan martabat bangsa,” ujar Sultan.

Sultan menegaskan bahwa perjalanan kepemimpinan nasional dari masa ke masa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Indonesia. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu melihat kontribusi setiap pemerintahan secara proporsional sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan nasional.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here