Unib Kukuhkan Enam Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 92 Orang

0
13

Bengkulu, Spoiler.id – Universitas Bengkulu (UNIB) mengukuhkan enam guru besar dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) UNIB, Rabu (22/7/2026). Pengukuhan tersebut menambah jumlah profesor di kampus itu menjadi 92 orang sekaligus memperkuat kapasitas akademik Universitas Bengkulu.

Prosesi akademik tersebut dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Kota Bengkulu Tony Elfian yang mewakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Anggota DPD RI/MPR RI Destita Khairilisani, jajaran pimpinan Universitas Bengkulu, sivitas akademika, keluarga para guru besar, serta tamu undangan lainnya.

Enam akademisi yang resmi dikukuhkan sebagai guru besar yakni Prof. Dr. Fahrudin Is Pareke, S.Ag., M.Si., Prof. Dr. Amancik, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Evi Maryanti, S.Si., M.Si., Prof. Dr. Slamet Widow, W.E., M.S., Prof. Dr. Emelia, S.H., M.Hum., dan Prof. Dr. Hendri Hestiawan, S.T., M.T.

Rektor Universitas Bengkulu Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si., mengatakan pengukuhan guru besar merupakan pencapaian tertinggi dalam karier akademik seorang dosen sekaligus menjadi momentum penting bagi kemajuan perguruan tinggi.

Menurutnya, jabatan profesor diraih melalui proses panjang yang menuntut dedikasi, integritas, serta konsistensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pengajuan guru besar merupakan ujian integritas, konsistensi, dan semangat. Standarnya terus meningkat sehingga pencapaian ini menjadi bukti kualitas akademik seorang dosen,” kata Indra.

Ia menjelaskan, persyaratan menjadi guru besar saat ini semakin ketat. Selain wajib bergelar doktor, calon profesor juga harus memenuhi syarat publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, termasuk memiliki sedikitnya dua publikasi sebagai syarat pengajuan.

Dengan bertambahnya enam guru besar, jumlah profesor di Universitas Bengkulu kini mencapai 92 orang. Indra optimistis angka tersebut akan terus meningkat seiring berkembangnya kualitas sumber daya manusia dan budaya akademik di lingkungan kampus.

Menurutnya, keberadaan guru besar tidak hanya memperkuat kapasitas akademik universitas, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai riset, inovasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

“Guru besar bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami berharap para profesor terus melahirkan karya terbaik, menjadi inspirasi bagi generasi muda, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga, kolega, mahasiswa, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademik para profesor hingga berhasil meraih jabatan tertinggi di bidang akademik.

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Bengkulu Tony Elfian menyampaikan ucapan selamat kepada enam guru besar yang baru dikukuhkan. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Universitas Bengkulu sekaligus masyarakat Bengkulu.

“Atas nama Pemerintah Kota Bengkulu, kami mengucapkan selamat kepada enam guru besar yang hari ini resmi dikukuhkan. Semoga amanah sebagai profesor diwujudkan melalui karya ilmiah, inovasi, dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan, pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat,” kata Tony.

Tony menambahkan Pemerintah Kota Bengkulu siap memperkuat kolaborasi dengan Universitas Bengkulu, khususnya dalam bidang penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam melahirkan berbagai solusi berbasis riset bagi kemajuan Kota Bengkulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here