20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia di Festival Pantai Panjang 2026

0
12

Bengkulu, Spoiler.id – Sebanyak 20 ribu penari memadati kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, dalam parade budaya bertajuk “Bengkulu Menari” yang menjadi bagian dari Festival Pantai Panjang 2026, Minggu (26/7/2026). Aksi kolosal tersebut mencatatkan rekor dunia sebagai parade tari terpanjang dengan bentangan mencapai 3,6 kilometer.

Ribuan peserta yang berasal dari unsur Pemerintah Kota Bengkulu, pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum tampil serempak mengenakan busana bernuansa Merah Putih sambil mengayunkan sapu tangan bermotif Batik Besurek, kain khas Bengkulu.

Parade budaya itu membentang dari kawasan Pantai Pasir Putih hingga Jembatan Merah Putih di dekat Bencoolen Mall, dengan latar keindahan pesisir Pantai Panjang yang menjadi ikon wisata Kota Bengkulu.

Sejak pagi, peserta telah memadati lokasi kegiatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala sekolah, serta ribuan siswa SD dan SMP se-Kota Bengkulu.

Para penari menampilkan perpaduan tari tradisional dan tari kreasi yang dikemas dalam formasi panjang dan serempak, sehingga menciptakan atraksi budaya yang memukau ribuan masyarakat yang menyaksikan.

Usai kegiatan, Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kota Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, OPD, para guru, dan khususnya adik-adik pelajar yang telah berpartisipasi. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan insya Allah berhasil memecahkan rekor dunia,” kata Medy.

Ia mengatakan keberhasilan “Bengkulu Menari” merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu mewujudkan visi Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny untuk mengangkat budaya daerah ke tingkat internasional.

“Tari di Pantai Panjang ini akan menjadi sejarah bagi Kota Bengkulu. Mudah-mudahan tahun depan kegiatan serupa dapat digelar lebih meriah lagi,” ujarnya.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Festival Pantai Panjang 2026 juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka stan di kawasan festival.

Medy turut mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk mendukung produk lokal dengan mengunjungi dan berbelanja di stan-stan UMKM yang disediakan selama festival berlangsung.

“Hari ini kita melestarikan budaya sekaligus mendukung UMKM lokal. Mari bersama-sama meramaikan produk-produk unggulan masyarakat Bengkulu,” katanya.

Di akhir sambutannya, Medy menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan yang melibatkan puluhan ribu peserta tersebut.

“Terima kasih atas partisipasi semua pihak. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.

Festival Pantai Panjang 2026 melalui parade “Bengkulu Menari” menjadi bukti kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat dalam melestarikan budaya daerah sekaligus memperkuat promosi pariwisata Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here