Bengkulu, Spoiler.id – Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu menggelar program penguatan kompetensi teknologi bagi guru SMAN 1 Lebong melalui pelatihan pengembangan proyek dan alat praktikum berbasis Internet of Things (IoT).
Kegiatan yang berlangsung pada 10-13 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan berbasis masyarakat untuk mendorong penerapan pembelajaran berbasis riset dan inovasi teknologi di era digital.
Program PKM tersebut didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) nasional.
Pelatihan dilaksanakan sebagai respons terhadap keterbatasan pemanfaatan perangkat pintar sebagai media praktikum di SMAN 1 Lebong. Para guru mendapatkan pendampingan untuk memahami komponen mikrokontroler, sensor otomatis, hingga penerapan teknologi IoT dalam kegiatan pembelajaran.
Ketua Pelaksana PKM Unived Bengkulu Venny Novita Sari mengatakan pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis IoT yang dapat diterapkan secara langsung di kelas.
“Kami fokus meningkatkan kemampuan guru mulai dari memahami konsep IoT, merangkai sensor, hingga pemrograman alat praktikum yang siap pakai di kelas,” ujar Venny.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan alat praktikum modular portabel yang menggunakan mikrokontroler dan sejumlah komponen sensor. Perangkat tersebut mengintegrasikan sensor suhu dan cahaya serta komponen penggerak mekanis untuk mensimulasikan sistem otomasi.
Tim ahli Unived yang terdiri atas Yoli Andi Rozzi, M.T., dan Hermawansa, M.TPd., turut mendampingi guru dalam melakukan eksperimen otomasi dan pemantauan data secara langsung.
Melalui praktik tersebut, guru diharapkan mampu merangkai komponen elektronik dan mengembangkan pembelajaran teknologi yang lebih aplikatif, interaktif, serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di era industri 4.0.
Selain memberikan pelatihan, Tim PKM Unived juga menyerahkan seluruh perangkat dan komponen praktikum IoT kepada SMAN 1 Lebong. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan praktik teknologi di sekolah.
Kolaborasi antara Unived dan SMAN 1 Lebong tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru sekaligus membuka ruang bagi siswa untuk mengenal dan mengembangkan teknologi IoT sejak dini.
Program tersebut juga diharapkan berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang inovatif, memiliki keterampilan teknologi, serta mampu menghadapi perkembangan dunia digital.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

















































