Turunkan Alat Berat, Pemkab Bengkulu Utara Pastikan Irigasi Kembali Lancar

0
160
Bupati Bengkulu Utara Turunkan Alat Berat ke Irigasi Air Nokan Kemumu. (Foto dok. Radarbengkulu)

Arga Makmur, Spoiler.id — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan keseriusannya dalam mendukung sektor pertanian melalui langkah nyata merespons keluhan masyarakat terkait permasalahan irigasi.

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, MAP, bersama jajaran Pemerintah Daerah, Sekretaris Daerah, Dandim 0423/BU, perwakilan Polres Bengkulu Utara, serta anggota DPRD Bengkulu Utara, meninjau langsung kondisi Bendungan Palak Siring Kemumu dan Sungai Nokan Palak Siring Kemumu, Jumat (30/5).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi kelompok tani di wilayah Arma Jaya dan sekitarnya yang mengeluhkan tersumbatnya aliran irigasi akibat endapan lumpur dan tumpukan kayu. Gangguan tersebut berdampak langsung pada produktivitas sawah petani yang mengandalkan sumber air dari aliran tersebut.

“Hari ini saya bersama jajaran turun langsung ke lokasi karena menerima laporan dari kelompok tani mengenai tersendatnya aliran irigasi. Setelah kita tinjau, memang ada sumbatan lumpur dan kayu yang harus segera dibersihkan,” ujar Bupati Arie Septia Adinata di lokasi.

Sebagai langkah awal, Pemkab Bengkulu Utara bersama warga setempat melakukan pembersihan aliran sungai menggunakan alat berat. Pembersihan ini dilakukan sebagai solusi darurat agar air dapat kembali mengalir ke lahan pertanian warga.

“Untuk tahap awal, kita tangani secara darurat menggunakan alat berat. Namun ke depan, kita akan usulkan program revitalisasi jaringan irigasi dan bendungan agar air mengalir lebih stabil dan petani bisa panen maksimal,” tambah Arie.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Utara, Munadi, menegaskan bahwa pihaknya akan mendampingi secara teknis dan melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan kelanjutan program revitalisasi berjalan efektif.

“Kita tidak hanya berhenti pada pembersihan, tetapi juga akan mendorong peningkatan kualitas infrastruktur irigasi agar lebih tahan terhadap sedimentasi dan bencana alam,” terang Munadi.

Langkah cepat yang dilakukan pemerintah ini disambut baik oleh masyarakat. Semangat gotong royong antara pemerintah dan warga menjadi simbol kolaborasi untuk kemajuan daerah, khususnya dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian yang menjadi tumpuan utama ekonomi lokal.

Pewarta: Joni/Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here