Wamendiktisaintek Stella Christie Dorong Penguatan Riset Unggulan di UNIB

0
88
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D melakukan visitasi ke Universitas Bengkulu (UNIB), Selasa (19/8/2025). (Foto: Restu Edi/Spoiler.id)

Bengkulu, Spoiler.id – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D melakukan visitasi ke Universitas Bengkulu (UNIB), Selasa (19/8/2025), bertempat di Gedung Layanan Terpadu UNIB, Kota Bengkulu.

Kegiatan yang dihadiri pimpinan universitas, dekan, ketua lembaga, dosen, serta sekitar 150 mahasiswa ini menjadi momentum penguatan riset unggulan sekaligus pengembangan ekosistem pendidikan tinggi di Bengkulu.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bengkulu menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamendiktisaintek.

“Suatu kehormatan bagi kami, dosen dan mahasiswa Universitas Bengkulu, atas kehadiran Ibu Wamendik. Kami berharap kegiatan ini menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam mengembangkan riset unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rektor.

Rektor juga memaparkan bahwa UNIB, yang berdiri sejak 1982, kini memiliki delapan fakultas dengan 83 program studi dari jenjang D3 hingga S3.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNIB memaparkan riset unggulan yang berfokus pada wilayah pesisir dan hutan hujan tropis. Riset ini diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui inovasi, pengembangan teknologi, hingga publikasi ilmiah.

“Universitas Bengkulu memiliki delapan skema penelitian, mulai dari pembinaan, kolaborasi nasional dan internasional, hingga penelitian inovasi. Semua diarahkan untuk memperkuat budaya riset dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Pemerintah Naikkan Dana Riset 50 Persen

Dalam kesempatan itu, Wamendiktisaintek Prof. Stella Christie menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekosistem riset dan teknologi di daerah.

“Pemerintah saat ini terus mendorong penguatan sains dan teknologi di perguruan tinggi. Dana riset dinaikkan 50 persen dan akan diberikan sebagai insentif langsung bagi peneliti,” katanya.

Stella juga menekankan pentingnya riset terapan yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat.

“Riset harus menjawab kebutuhan nyata. Dengan riset terapan, daya saing nasional akan semakin kuat di kancah global,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian telah bekerja sama dengan LPDP untuk mendukung pendanaan riset dan pengembangan ekosistem universitas di seluruh Indonesia.

Sekolah Garuda Dibangun di Bengkulu

Selain riset, Wamendiktisaintek juga memaparkan program strategis pemerintah dalam membangun Sekolah Garuda, yakni program pendidikan menengah unggulan sebagai persiapan menuju perguruan tinggi dan studi ke luar negeri.

“Sekolah Garuda akan dibangun di luar Jawa, dan Bengkulu menjadi salah satu lokasi yang sedang disurvei, tepatnya di Kabupaten Rejang Lebong,” jelasnya.

Prof. Stella berharap kehadiran program ini dapat melahirkan generasi muda Indonesia yang berdaya saing tinggi dan siap bersaing di tingkat global.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan diskusi interaktif bersama mahasiswa dan dosen, serta peninjauan hasil riset unggulan UNIB yang dinilai potensial untuk dikembangkan lebih luas.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here