Presiden Prabowo Akan Renovasi 400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

0
64
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait di Istana, Jakarta, Selasa (28/10/2025). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Spoiler.id – Presiden RI Prabowo Subianto akan merenovasi sebanyak 400.000 rumah tidak layak huni di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan dengan target renovasi 45.000 rumah pada tahun ini.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan hal itu usai bertemu Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

“Tahun depan Bapak Presiden meningkatkan besar sekali, jadi dari 45.000 tahun ini, tahun depan menjadi 400.000 rumah,” ujar Maruarar.

Ia mengatakan program tersebut sudah mendapat persetujuan dan dukungan dari DPR RI. Menurutnya, langkah itu menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.

“Program ini sangat prorakyat dan sudah didukung penuh oleh DPR,” ujarnya.

Renovasi rumah tidak layak huni dilakukan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini memberikan bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memperbaiki kondisi rumahnya menjadi lebih layak huni.

Maruarar menjelaskan, berdasarkan data nasional, terdapat sekitar 26,9 juta rumah di Indonesia yang masuk kategori tidak layak huni.

“Kita tahu, banyak rakyat kita yang sudah memiliki rumah, tetapi kondisinya tidak layak huni. Data terakhir menunjukkan ada 26,9 juta rumah seperti itu,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan target renovasi rumah tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun perumahan yang manusiawi dan mendukung pemerataan pembangunan di seluruh daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here