Bengkulu Utara Salurkan 16 Ton Beras Bantuan untuk Warga Enggano yang Terdampak Krisis Ekonomi

0
131
Bengkulu Utara Salurkan 16 Ton Beras Bantuan untuk Warga Enggano. (Spoiler.id)

Bengkulu Utara, Spoiler.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Kecamatan Enggano yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.

Sebanyak 16 ton beras cadangan pemerintah disalurkan secara gratis guna memenuhi kebutuhan pangan dasar warga di wilayah terluar tersebut.

Beras bantuan tersebut secara resmi diberangkatkan dari pelabuhan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Utara, Fitriansyah, S.STP, M.Si, menggunakan kapal nelayan. Penggunaan kapal kecil ini menjadi pilihan teknis lantaran Pelabuhan Pulau Baai masih dalam proses pengerukan dan belum dapat disandari kapal besar.

“Beras ini merupakan cadangan pemerintah, disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Enggano yang kini tengah dalam kondisi sulit,” ujar Fitriansyah saat pelepasan bantuan, Selasa (10/6).

Ia menegaskan, anggaran untuk pengiriman ini bersumber dari dana tanggap darurat, sementara distribusi akan diawasi langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara.

Mayoritas masyarakat Enggano menggantungkan penghasilan dari hasil perkebunan seperti pisang. Namun, akibat terhambatnya transportasi laut, komoditas tersebut tidak dapat dipasarkan ke luar daerah, sehingga penghasilan warga menurun drastis.

“Dalam situasi seperti ini, pemerintah hadir untuk meringankan beban rakyat. Kita salurkan bantuan yang memang dibutuhkan masyarakat, yakni beras sebagai kebutuhan pokok,” lanjutnya.

Pemerintah daerah juga menjalin koordinasi erat dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan pihak Pelindo guna mempercepat proses pengerukan pelabuhan yang menjadi akses utama logistik ke Enggano. Selain itu, komunikasi intensif dilakukan bersama Camat Enggano untuk memantau kondisi warga secara berkala.

“Kita ingin memastikan bahan pokok tetap tersedia di Enggano. Koordinasi dengan camat terus dilakukan agar tidak ada masyarakat yang terabaikan,” tegas Fitriansyah.

Langkah responsif ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan. Bantuan pangan diharapkan menjadi penopang sementara hingga akses transportasi kembali normal dan aktivitas ekonomi warga dapat pulih.

Pewarta: Joni/Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here