Bengkulu, Spoiler.id – Menjawab tingginya antusiasme masyarakat terhadap Program Sekolah Rakyat, Kementerian Sosial RI menambah kuota peserta di Kota Bengkulu dari semula 50 menjadi 100 orang. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus respon atas besarnya minat warga yang ingin mengikuti program pendidikan nonformal tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengonfirmasi penambahan tersebut. Ia menjelaskan, jumlah pendaftar Sekolah Rakyat di Bengkulu tercatat mencapai 169 orang, menempatkan kota ini di peringkat keenam secara nasional dalam hal jumlah pendaftar terbanyak.
“Penambahan kuota ini diberikan langsung oleh Kementerian Sosial RI. Awalnya hanya 50 peserta, tapi karena antusias warga sangat tinggi, kuota dinaikkan menjadi 100. Ini tentu menjadi perhatian khusus dari pusat untuk Kota Bengkulu,” ujar Sahat, di Bengkulu, Selasa (10/6).
Sahat menambahkan, seluruh peserta yang diterima adalah warga dari kalangan miskin dan sangat miskin yang telah melalui seleksi ketat. Program ini bertujuan untuk membuka akses pendidikan nonformal bagi masyarakat yang kesulitan menjangkau sistem pendidikan formal.
Tak hanya pendidikan, peserta juga akan menerima bantuan tunai sebesar Rp 2.400.000 per orang. Dana ini diperuntukkan bagi pembelian kebutuhan belajar, seperti seragam, buku, dan perlengkapan penunjang lainnya.
“Bantuan ini diharapkan tidak hanya mendorong semangat belajar, tapi juga bisa ikut menggeliatkan perekonomian lokal karena akan dibelanjakan untuk kebutuhan pendidikan siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sahat mengajak seluruh pihak untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan program Sekolah Rakyat, sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bengkulu.
“Program ini sangat bermanfaat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Mari kita dukung bersama agar hasilnya benar-benar terasa bagi masa depan mereka,” tutupnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis pemerintah dalam mendekatkan akses pendidikan kepada kelompok rentan, memperkuat keberpihakan negara terhadap masyarakat miskin, serta menciptakan kesetaraan dalam kesempatan belajar.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025














































