Kasus DBD di Seluma Kembali Meningkat, Dinkes Minta Masyarakat Waspada

0
87
Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Rudi Syawalludin. (Spoiler.id)

Seluma, Spoiler.id – Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menghantui masyarakat Kabupaten Seluma. Meski sempat menunjukkan tren penurunan, kasus DBD justru kembali meningkat hingga menyentuh angka 39 kasus per akhir Mei 2025.

Fenomena ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma yang menilai lonjakan kasus sebagai sinyal perlunya kewaspadaan dan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan.

“Awal Mei lalu belum ada penambahan kasus, tapi kemudian dalam beberapa pekan terakhir muncul 4 kasus baru,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Rudi Syawalludin, S.Sos, Kamis (12/6/2025).

Data Dinkes Seluma merinci, sejak Januari hingga Mei 2025, jumlah kasus DBD tercatat sebanyak 39 kasus. Rinciannya: Januari 11 kasus, Februari 13 kasus, Maret 7 kasus, April 4 kasus, dan tambahan 4 kasus di Mei.

“Memang jika dibandingkan tahun 2024, kasus DBD tahun ini masih jauh lebih sedikit. Tahun lalu kita mencatat 358 kasus sepanjang tahun. Tapi bukan berarti kita boleh lengah,” tegas Rudi.

3M Plus dan Deteksi Dini Jadi Kunci

Dinkes kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjalankan pola hidup bersih serta gerakan 3M Plus: menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Plus-nya, bisa berupa pemberantasan sarang nyamuk (PSN) tambahan seperti penggunaan obat nyamuk, kelambu, atau abate.

“Jangan tunggu sampai kondisi memburuk. Jika mengalami demam tinggi secara tiba-tiba, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” imbau Rudi.

Ia juga menegaskan bahwa nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus sebagai pembawa virus dengue sangat aktif saat musim hujan, terutama jika terdapat banyak genangan air di lingkungan rumah.

Peran Aktif Warga Jadi Penentu

Musim hujan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah memperbesar potensi lonjakan kasus baru. Oleh karena itu, peran aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu strategi pencegahan yang paling efektif.

“Ini bukan sekadar tugas pemerintah. Tanggung jawab menjaga kesehatan dan mencegah DBD adalah kewajiban bersama,” pungkas Rudi.

Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT ©SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here