Diskominfo Bengkulu Tegaskan Isu 1 Juta Nasi Kotak untuk Festival Tabut 2025 adalah Hoaks

0
73
Plt Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, Miftarul Ilmi, Sabtu (28/6/2025). (Foto MC Pemprov Bengkulu)

Bengkulu, Spoiler.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) menepis kabar yang menyebut adanya pengumpulan satu juta nasi kotak dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk Festival Tabut 2025. Informasi tersebut dinyatakan sebagai berita bohong atau hoaks.

Plt Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, Miftarul Ilmi, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan kebijakan atau instruksi terkait pengumpulan sumbangan dalam bentuk nasi kotak seperti yang tersebar melalui pesan berantai di masyarakat.

“Kami tegaskan bahwa informasi tentang 1 juta nasi kotak dan daftar OPD penyumbang lengkap dengan nominal dana itu tidak benar. Itu tidak berasal dari Pemerintah Provinsi Bengkulu,” ujar Miftarul Ilmi, Sabtu (28/6/2025).

Lebih jauh, ia mengungkapkan adanya laporan dari sejumlah kepala OPD yang dihubungi oleh oknum tidak dikenal dan diminta menyumbang dana melalui transfer, dengan dalih mewakili panitia Festival Tabut maupun instansi pemerintah.

“Kami imbau seluruh pihak untuk berhati-hati. Jangan mudah percaya terhadap permintaan dana atau bantuan dalam bentuk apa pun jika tidak disampaikan secara resmi dan tertulis,” tambahnya.

Menurut Miftarul, semua kegiatan resmi yang berkaitan dengan Festival Tabut 2025 dikoordinasikan secara langsung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, dan segala bentuk dukungan antar-OPD dilakukan melalui mekanisme formal, bukan melalui permintaan personal atau rekening individu.

“Jangan sampai semangat pelestarian budaya yang diusung Festival Tabut dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk keuntungan pribadi,” tegasnya.

Diskominfo Provinsi Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan indikasi penipuan atau penyalahgunaan nama institusi pemerintah, warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan siap menindaklanjuti jika ditemukan praktik pemanfaatan nama pemerintah secara tidak sah,” pungkas Miftarul.

Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here