Pendaftaran SPMB Bengkulu Tengah 2025 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Kuotanya

0
72
Kepala Dikbud Bengkulu Tengah, Tomi Marisi. (Spoiler.id)

Bengkulu Tengah, Spoiler.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah resmi mengumumkan jadwal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026.

Pendaftaran akan dibuka mulai 1 Juli 2025, sesuai Surat Edaran dan Keputusan Kepala Dinas dengan Nomor: 800/006/Dikbud/2025.

Kepala Dikbud Bengkulu Tengah, Tomi Marisi, mengatakan total daya tampung tahun ini mencapai 5.705 bangku, dengan rincian 3.286 untuk SD dan 2.419 untuk SMP.

“Total kuota SPMB tahun ini mencapai 5.705 murid. Rinciannya, SD menerima 3.286 siswa dan SMP 2.419 siswa. Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli,” ujar Tomi.

Ia menjelaskan, untuk jenjang SD, sistem penerimaan terbagi dalam tiga jalur, yakni:

  1. Domisili 75 persen
  2. Afirmasi 20 persen
  3. Mutasi 5 persen

Sedangkan untuk SMP, terdapat tambahan jalur prestasi, dengan komposisi:

  1. Domisili 50 persen
  2. Afirmasi 20 persen
  3. Mutasi 5 persen
  4. Prestasi 25 persen (dibagi menjadi 10 persen akademik dan 15 persen non-akademik)

“Secara umum, mekanisme SPMB masih mengacu pada pola tahun lalu. Istilah ‘zonasi’ kini disesuaikan menjadi ‘domisili’, dan kuota jalur prestasi diperluas,” jelas Tomi.

Seluruh satuan pendidikan tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, telah menerima surat keputusan dan diimbau mematuhi ketentuan yang berlaku, terutama dalam hal kuota dan tahapan penerimaan.

Tomi menegaskan, Dinas Pendidikan tidak mentoleransi pungutan liar (pungli) dan praktik jual beli kursi dalam proses penerimaan siswa. Masyarakat diimbau segera melapor jika menemukan indikasi pelanggaran tersebut.

“Kami melarang keras praktik pungli. Bila ada pihak sekolah yang coba-coba bermain, laporkan dan akan kami tindak tegas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak mendapat akses pendidikan. Jika mengalami kendala, seperti keterbatasan biaya, Dinas siap menfasilitasi bantuan sesuai instruksi Bupati.

“Tidak boleh ada anak yang tertinggal pendidikan, apalagi sampai putus sekolah. Negara hadir untuk menjamin pendidikan yang inklusif dan merata,” pungkasnya.

Pewarta: Yulisman
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here