
Bengkulu, Spoiler.id – Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai lurah di Kota Bengkulu kembali terciduk dalam kasus penyalahgunaan narkotika. JK, warga Kecamatan Singaran Pati yang diketahui menjabat sebagai Lurah Kelurahan Lingkar Timur, ditangkap aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Bengkulu saat hendak menggunakan sabu-sabu di kawasan Jalan Pariwisata, Pantai Panjang, Kota Bengkulu.
“Benar, JK ini adalah lurah aktif. Ia kita ringkus di kawasan Pantai Panjang pada Selasa lalu saat hendak menggunakan narkoba,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Bengkulu, AKP J. Manurung, Senin (14/7), mewakili Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan tiga paket sabu seberat total lima gram serta alat isap sabu. Ironisnya, JK mengakui menggunakan sabu tersebut saat jam kerja sebagai pejabat publik.
“Ini bukan kali pertama. Ia residivis kasus narkotika jenis ganja pada 2011 dan sempat menjalani rehabilitasi serta vonis tujuh bulan penjara,” ujar Manurung.
Penangkapan ini menjadi bagian dari hasil pengembangan dan pengawasan intensif terhadap jaringan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Bengkulu.
Sementara itu, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bengkulu turut mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas dalam Operasi Antik 2025. Sebanyak 12 tersangka berhasil ditangkap dalam operasi yang digelar awal tahun ini.
“Ada 12 tersangka kita amankan selama Operasi Antik, enam di antaranya adalah residivis kasus serupa,” ungkap Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Bengkulu, Kompol David Tampubolon.
Ia menyebutkan para tersangka, antara lain MN, IW, HY, Z, HR, MP, IR, MR, BA, CS, DA, dan JA. Barang bukti yang disita terdiri dari sabu seberat 20,14 gram dan ganja mencapai 1,9 kilogram.
“Dari penyelidikan awal, diketahui bahwa pasokan narkoba yang mereka gunakan berasal dari luar Provinsi Bengkulu,” ujar David.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok dan pelaku lain yang terlibat dalam peredaran narkoba di Bumi Rafflesia.
“Tentu dari penangkapan para tersangka ini akan kita kembangkan lebih lanjut untuk memburu pelaku lain, termasuk jaringan pemasok,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen aparat penegak hukum untuk menekan laju peredaran narkotika, terlebih jika melibatkan oknum ASN yang seharusnya menjadi teladan di masyarakat.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025













































