Heboh! Warga Segel Kantor Kelurahan Sumur Meleleh, Ada Apa?

0
231
Pintu Kantor Lurah ditempel Segel Oleh Ketua Adat, Ketua RW, RT dan Linmas, Senin malam (21/7). (Foto: Restu Edi/Spoiler.id)

Bengkulu, Spoiler.id – Sejumlah tokoh masyarakat di Kelurahan Sumur Meleleh, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, melakukan penyegelan terhadap kantor kelurahan pada Senin malam (21/7/2025). Aksi ini dipicu oleh kekecewaan mendalam atas sikap arogan dan kurangnya transparansi dari pihak kelurahan terhadap struktur pemerintahan di tingkat RT dan RW.

Yang menyegel bukan aparat penegak hukum, melainkan para Ketua RT, RW, Ketua Adat, dan unsur Linmas yang merasa diabaikan dan tidak dihargai perannya dalam roda pelayanan publik tingkat bawah.

“Terpaksa kami dari pihak ketua adat, RT, RW dan Linmas menutup sementara kantor Lurah Sumur Meleleh, karena komunikasi dan koordinasi dari kelurahan sangat buruk,” tegas Ketua RW 2, Mulyadi Mandai, kepada wartawan.

Menurut Mulyadi, keresahan ini bukan hal baru. Ia menyebut pihak kelurahan kerap berjalan sendiri tanpa melibatkan RT dan RW, bahkan dalam kegiatan resmi seperti sosialisasi dan program kelurahan. Akibatnya, informasi lebih dahulu sampai ke masyarakat umum ketimbang ke para pemangku struktural di bawah.

“Terkadang masyarakat sudah tahu duluan soal program, sementara kami RT dan RW justru tidak diberitahu sama sekali. Ini jelas mempermalukan kami di mata warga,” keluhnya.

Ia juga mengkritisi sikap tidak adil kelurahan yang hanya melibatkan RT dan RW saat ada kegiatan fisik seperti gotong royong, namun tidak menunjukkan komitmen serupa saat program atau kegiatan strategis berlangsung.

“Saat gotong royong, kami selalu diminta hadir. Tapi giliran ada kegiatan resmi, lurah dan jajarannya jarang muncul. Kami sudah cukup bersabar,” ujar Mulyadi dengan nada kecewa.

Aksi penyegelan kantor kelurahan ini bersifat spontan. Mereka menegaskan penyegelan akan terus berlangsung hingga ada tanggapan nyata dari kelurahan maupun Pemerintah Kota Bengkulu.

“Kami tidak minta apa-apa selain dialog terbuka dan penghormatan terhadap peran struktural RT dan RW. Jika itu dipenuhi, segel akan kami buka kembali,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kelurahan belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi protes dan penyegelan tersebut.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here