
Bengkulu, Spoiler.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menggelar tasyakuran dalam rangka Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenmipas) ke-1 Tahun 2025, Rabu (19/11) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum pertama sejak Kemenmipas resmi berdiri.

Acara yang berlangsung di aula Lapas tersebut dihadiri unsur pemerintahan daerah, TNI, Polri, lembaga yudikatif, instansi vertikal, organisasi masyarakat, hingga perbankan dan lembaga sosial. Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu, perwakilan Polda Bengkulu, Korem 041/Gamas, Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Pengadilan Tinggi Bengkulu, Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu, BPN Provinsi Bengkulu, BNN, DPRD, Kemenag, Forkopimda Kota Bengkulu, hingga perwakilan Pertamina Fuel Terminal Pulau Baai dan berbagai lembaga kemasyarakatan.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap jajaran Lapas. Ia menilai keberadaan Lapas tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi sebagai institusi yang berperan dalam mempersiapkan warga binaan kembali berdaya di tengah masyarakat.
“Lapas merupakan lembaga untuk membentuk dan melatih warga binaan agar kelak bermanfaat saat kembali ke lingkungan masyarakat. Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasi petugas Lapas yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi,” ujar Khairil Anwar.
Ia menegaskan bahwa peningkatan layanan pemasyarakatan perlu didukung sinergi antara pemerintah daerah dan Lapas, termasuk terkait pembangunan fasilitas dan penyediaan lahan. “Mari kita jadikan tasyakuran ini sebagai ladang ibadah dalam menjalankan tugas yang amanah,” katanya.
Sementara itu, Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi, menekankan bahwa peringatan Hari Bakti Kemenmipas yang pertama ini menandai lahirnya langkah baru dalam penguatan sistem pemasyarakatan dan imigrasi.
“Hari ini menjadi penanda satu tahun lahirnya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Lapas memiliki tugas menjaga dan membina warga binaan agar kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Haposan Silalahi.
Ia menambahkan bahwa Kemenmipas tengah menjalankan program akselerasi pelayanan yang membutuhkan koordinasi lintas instansi. “Program-program Kemenmipas ke depan harus terintegrasi agar pelayanan semakin efektif dan berintegritas,” ucapnya.
Kegiatan tasyakuran berlangsung khidmat dan menjadi ruang silaturahmi antara jajaran pemasyarakatan dan berbagai pemangku kepentingan di Bengkulu.















































