Gubernur Helmi Hasan Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Konflik Lahan di Bengkulu Selatan

0
63
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. (Foto: Restu Edi/Spoiler.id)

Bengkulu, Spoiler.id – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membentuk tim khusus untuk menangani para korban dalam insiden konflik lahan yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Senin lalu. Lima petani mengalami luka tembak dan kini masih menjalani perawatan medis di fasilitas kesehatan daerah.

Gubernur Helmi di Bengkulu, Rabu (26/11), mengatakan pembentukan tim tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pendampingan dan perlindungan yang memadai. “Ada lima poin tugas tim yang dibentuk Pemprov,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan lima mandat utama tim khusus itu, yakni memberikan bantuan hukum melalui advokat Pemerintah Provinsi Bengkulu, memastikan seluruh korban luka mendapatkan pelayanan medis terbaik tanpa biaya, serta menanggung kebutuhan harian keluarga korban selama masa pemulihan. Selain itu, pemerintah provinsi juga menyiapkan beasiswa bagi anak-anak korban yang masih menempuh pendidikan tinggi serta melakukan bedah rumah apabila rumah korban dinilai tidak layak huni.

Terkait proses hukum, Gubernur Helmi menegaskan sepenuhnya menyerahkan penanganan kepada Polda Bengkulu. “Ini tidak bim salabim. Harus ada pendalaman, ada proses. Kita tunggu ya,” katanya.

Insiden konflik lahan tersebut dipicu permintaan warga agar aktivitas penggusuran dihentikan karena status lahan yang disengketakan belum memiliki kejelasan. Namun permintaan itu tidak direspons sehingga alat berat tetap beroperasi dan memicu ketegangan. Situasi kemudian berkembang menjadi bentrokan hingga terjadi penembakan yang menyebabkan sejumlah warga mengalami luka.

Daftar korban dari pihak petani meliputi Buyung Saripudin (74) dari Desa Tungkal I, Edi Susanto (61) warga Jalan SMA Karya, Edi Hermanto atau Pak Bintang (49) dari Desa Pagar Gading, Lin Surman (41) serta Suhardin (60) yang keduanya berasal dari Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya. Sementara dari pihak PT ABS terdapat satu korban, yakni Apriki Hardiarta (39) warga Desa Padang Manis, Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here