KH Zulfa Mustofa Jabat Pj Ketua Umum PBNU Gantikan Gus Yahya

0
39
KH Zulfa Mustofa Jabat Pj Ketua Umum PBNU Gantikan Gus Yahya, Senin malam (9/12/2025). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Spoiler.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum (Pj Ketum) dalam Rapat Pleno yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Senin malam (9/12/2025). KH Zulfa menggantikan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang sebelumnya diberhentikan oleh Syuriyah PBNU.

Penetapan ini disampaikan oleh Rais Syuriyah PBNU Mohammad Nuh, yang memimpin rapat pleno atas mandat dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Dalam keterangannya, Mohammad Nuh mengumumkan hasil rapat yang memutuskan Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, menjabat sebagai Pj Ketum PBNU.

“Yaitu penetapan pejabat Ketua Umum PBNU masa bakti sisa periode sekarang ini, yaitu yang mulia Bapak KH Zulfa Mustofa,” ujar Mohammad Nuh.

Nuh menjelaskan bahwa KH Zulfa Mustofa akan memimpin PBNU dan melaksanakan seluruh tugasnya hingga pelaksanaan Muktamar NU yang direncanakan pada tahun 2026. “Oleh karena itu, beliau akan memimpin PBNU ini sebagai pejabat Ketua Umum dan menjalankan tugas sampai Muktamar yang insyaallah dilaksanakan pada 2026,” tambahnya.

Sebelumnya, Rapat Pleno Penentuan Pj Ketum PBNU dibuka oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Ia menegaskan bahwa rapat pleno tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kembali supremasi Syuriyah dalam struktur kepengurusan PBNU.

“Alhamdulillah malam ini adalah malam rapat pleno sebagai proses yang harus kita lewati untuk kembali menegaskan bahwa Syuriyah merupakan owner dari Nahdlatul Ulama. Periode ini menjadi tekad bersama untuk menguatkan supremasi Syuriyah,” kata Kiai Miftachul.

Kiai Miftachul Akhyar juga menyinggung pengalaman sebelumnya di mana Syuriyah kerap dipengaruhi oleh Tanfidziyah, khususnya di Jawa Timur.

“Yang saya ketahui, di Jawa Timur biasanya Syuriyah ini sering ‘dimbujuki’ Tanfidziyah. Ini pengalaman saya. Syuriyah selalu dibujuki Tanfidziyah,” ungkapnya.

Rapat pleno yang sakral ini dihadiri oleh sejumlah petinggi PBNU, termasuk Wakil Rais Aam Afifuddin Muhadjir, Wakil Rais Aam Anwar Iskandar, Rais Syuriyah PBNU Cholil Nafis, Rais Syuriyah PBNU Nasaruddin Umar, Ketua PBNU Fahrur Razi, Waketum PBNU Zulfa Mustofa, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, dan Bendum PBNU Gudfan Arif, serta jajaran pengurus teras lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here