Dukung Industri Kreatif, Dinas Pendidikan Apresiasi Pemanfaatan Barang Bekas Jadi Kamera Seni

0
80
Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Dan Sejumlah Pejabat Hadiri Pembukaan Pameran Foto Handmade. (Foto: Istimewa)

Bengkulu, Spoiler.id – Pemerintah Kota Bengkulu memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi dan kreativitas pegiat fotografi lokal yang mampu mengubah barang bekas menjadi alat dokumentasi bernilai seni tinggi. Hal tersebut mengemuka saat pembukaan pameran foto hasil kamera buatan sendiri atau handmade di Pustaka dan Kedai Tjahaja Hati, Kelurahan Pasar Baru, Selasa malam.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang diwakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, hadir langsung bersama jajaran pejabat daerah serta perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Bengkulu Lampung untuk meninjau karya-karya tersebut.

Pameran tunggal karya Syamsul Fajri Oktario ini menampilkan deretan foto yang dihasilkan dari kamera lubang jarum atau pinhole. Uniknya, perangkat kamera tersebut dirakit secara mandiri menggunakan material limbah sehari-hari, mulai dari kaleng rokok hingga kotak telepon seluler bekas.

Syamsul Fajri Oktario, yang akrab disapa Rio, menjelaskan bahwa pameran ini direncanakan berlangsung selama enam hari, terhitung sejak 9 hingga 14 Desember mendatang. Selain menampilkan hasil jepretan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai teknik fotografi alternatif.

Sekretaris Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Afri Candriani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan rasa kagumnya atas inovasi yang ditampilkan. Menurutnya, pemanfaatan barang-barang yang semula dianggap tidak berguna menjadi alat mekanis yang mampu menghasilkan karya seni merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa.

Senada dengan hal itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menilai kegiatan ini memiliki potensi besar dalam memperkaya khazanah industri kreatif di Kota Bengkulu. Kreativitas semacam ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih produktif dalam memanfaatkan sumber daya di sekitar mereka.

Selain memajang karya foto, rangkaian acara pameran ini juga diisi dengan lokakarya atau workshop pembuatan kamera serta teknik pengambilan gambarnya. Panitia mengundang partisipasi luas dari masyarakat, termasuk kehadiran tokoh lingkungan serta pengurus RT dan RW setempat, guna memperkenalkan seni fotografi berbasis lingkungan ini secara lebih mendalam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here