Bengkulu, Spoiler.id – Polda Bengkulu mengerahkan sebanyak 250 personel untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Jumat Agung dan Hari Raya Paskah di sejumlah gereja di Kota Bengkulu.
Personel yang terlibat berasal dari berbagai satuan, antara lain Satbrimobda, Ditsamapta, Ditpamobvit, Ditlantas, serta Ditintelkam Polda Bengkulu.
Sejumlah gereja yang menjadi fokus pengamanan di antaranya Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Gereja Methodist Indonesia, Gereja HKBP Lingkar Barat, Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Kebun Tebeng, dan Gereja HKBP Jitra.
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
“Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Jumat Agung dan Paskah, sehingga dapat berlangsung dengan tenang dan khidmat,” kata Ichsan.
Ia menambahkan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk tindak kriminalitas maupun ancaman lainnya.
Selain penjagaan, personel juga melakukan sterilisasi di sejumlah gereja oleh tim penjinak bom (Jibom) Satbrimob guna memastikan tidak adanya ancaman keamanan.
Polda Bengkulu juga menyiagakan personel di sejumlah titik keramaian, termasuk Pos Shelter Pantai Panjang, serta objek wisata seperti Pantai Panjang, Pantai Pasir Putih, pusat perbelanjaan, dan wahana rekreasi.
“Pengamanan juga dilakukan di lokasi wisata untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan berlibur dengan aman selama libur panjang,” ujar Ichsan.
Pihaknya turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal yang mencurigakan.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 yang siaga 24 jam untuk pelaporan atau permintaan bantuan,” katanya.
Polda Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memastikan situasi keamanan di wilayah tetap aman dan kondusif.
















































