STIESNU Bengkulu Resmi Buka Prodi Hukum Tata Negara Usai Terbit KMA 1586/2025

0
63
STIESNU Bengkulu Resmi Buka Prodi Hukum Tata Negara Usai Terbit KMA 1586/2025. (Foto: Istimewa)

Bengkulu, Spoiler.id – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali mencatat kemajuan penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Bengkulu. Melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1586 Tahun 2025, STIESNU resmi memperoleh izin operasional Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) yang memperluas cakupan kajian akademik kampus tersebut.

Kehadiran prodi HTN menandai langkah strategis STIESNU yang sebelumnya berfokus pada disiplin Ekonomi Syariah. Dengan tambahan rumpun ilmu hukum dan ketatanegaraan, kampus ini memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan keilmuan yang berkaitan dengan hukum Islam, dinamika konstitusi, serta struktur pemerintahan di Indonesia.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., mengatakan terbitnya izin tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur kampus. Ia menyebut peningkatan kebutuhan sumber daya manusia di bidang hukum tata negara berbasis nilai keislaman menjadi dasar kuat pembukaan program studi baru ini. “KMA ini merupakan amanah dan peluang besar bagi STIESNU. Kami ingin menjawab kebutuhan SDM hukum tata negara yang semakin meningkat di masyarakat dan institusi pemerintahan,” ujarnya.

Dosen homebase HTN, Budiman, M.H.I., menegaskan kesiapan tenaga pengajar untuk memulai perkuliahan perdana. Ia menilai prodi HTN akan menjadi ruang baru dalam penguatan kompetensi mahasiswa di bidang hukum. “Kami berharap lulusan HTN STIESNU tidak hanya unggul secara akademik, tetapi mampu memadukan pemahaman hukum positif dan prinsip-prinsip syariah,” katanya.

Sejak tahap perencanaan, prodi HTN telah menarik minat aparatur negara. Beberapa personel TNI dan Polri tercatat mendaftar sebagai mahasiswa baru, bahkan sejumlah mahasiswa aktif Prodi Ekonomi Syariah dari instansi tersebut menyatakan minat untuk pindah ke HTN. Kondisi ini menunjukkan bahwa STIESNU Bengkulu semakin dipandang sebagai pusat pembentukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi hukum dan ketatanegaraan secara komprehensif.

Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama pimpinan kampus, termasuk para wakil ketua Elman Johari, Suharyono, dan Yuda S. Kurniawan, serta Ketua Senat Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. Saat ini kampus tengah menyiapkan pelaksanaan perkuliahan perdana dan memastikan standar mutu akademik Program Studi HTN dapat berjalan optimal sejak awal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here