Banjir dan Longsor Terjang Lebong, Ratusan Rumah dan Fasilitas Umum Terdampak

0
54

Lebong, Spoiler.id – Kepolisian Resor Lebong, Polda Bengkulu, merilis data dampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Bencana hidrometeorologi ini mengakibatkan ratusan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum terdampak.

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kasi Humas Aipda Syaiful Anwar mengatakan banjir merendam permukiman, lahan pertanian, hingga fasilitas publik seperti sekolah dan kantor kepolisian.

“Sejumlah rumah, sekolah, kantor Polsek, kolam, kebun, dan sawah warga terdampak banjir,” kata Syaiful saat dikonfirmasi di Lebong, Senin.

Ia menjelaskan, wilayah terdampak tersebar di beberapa kecamatan, terutama di Kecamatan Lebong Tengah. Di wilayah ini, banjir merendam puluhan rumah warga di Desa Semelako I, II, III, dan Semelako Atas dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 50 sentimeter.

Di Desa Karanganyar, sekitar 60 rumah serta area persawahan dan kolam ikan terendam dengan ketinggian air mencapai 45 sentimeter. Sementara itu, di Desa Tanjung Bungai I, sekitar 50 persen rumah warga terdampak banjir, sedangkan di Desa Pagar Agung tercatat 89 kepala keluarga terdampak dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Selain permukiman, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum, antara lain SMP Negeri 09 Lebong, Kantor Polsek Lebong Tengah, balai desa, hingga taman kanak-kanak. Bahkan, satu unit jembatan di Desa Tanjung Bungai II dilaporkan putus akibat terjangan arus.

Di wilayah Lebong Utara, genangan air juga terjadi di sejumlah titik seperti Desa Nangai Amen dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter, serta beberapa desa lain dengan ketinggian antara 12 hingga 30 sentimeter.

“Total sekitar 200 rumah warga terdampak banjir di berbagai titik. Dampaknya membuat aktivitas masyarakat terganggu, termasuk akses jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Selain banjir, bencana longsor juga terjadi di Kecamatan Pinang Belapis dan Uram Jaya. Longsor di Desa Air Kopras dan Desa Lemeu menutup badan jalan dengan material tanah setinggi hingga tujuh meter serta menyebabkan kabel listrik terputus.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Lebong bersama jajaran telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, pendataan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Sebanyak 130 personel Polres dan Polsek jajaran disiagakan untuk membantu penanganan di lapangan bersama BPBD dan instansi terkait.

Sementara itu, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada menyebutkan banjir melanda lima kecamatan, yakni Lebong Utara, Uram Jaya, Amen, Pinang Belapis, dan Lebong Tengah.

Banjir dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang menyebabkan sejumlah sungai meluap, di antaranya Sungai Uram, Sungai Nge’ai, Sungai Talang Ulu, dan Sungai Kerenong.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait hingga kini masih melakukan pendataan lanjutan serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here