Bengkulu, Spoiler.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bengkulu akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, saat pelaksanaan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) malam.
Rekayasa arus kendaraan dilakukan menyusul tingginya antusiasme masyarakat yang diperkirakan memadati lokasi nobar yang dipusatkan di kawasan Simpang Lima.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Bengkulu AKP Aan Setiawan mengatakan penutupan total kawasan Simpang Lima akan diberlakukan mulai pukul 20.00 WIB. Selama penutupan berlangsung, seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat akan dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan.
“Seluruh kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, akan dialihkan ketika penutupan total dimulai pukul 20.00 WIB. Kami mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan,” kata AKP Aan Setiawan.
Ia menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan sekaligus memberikan ruang yang aman bagi masyarakat yang menghadiri nobar final Piala Dunia.
Untuk menghindari titik penutupan di ring utama Simpang Lima, pengendara dari berbagai arah diminta memanfaatkan sejumlah jalur alternatif.
Dari sisi barat dan utara, arus kendaraan diarahkan melalui Masjid Jamik, Jalan Soeprapto, Kaza Tapini I dan II, serta kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM).
Sementara dari sisi timur dan selatan, kendaraan dialihkan melalui Jalan Basuki Rahmat, kawasan Rumah Sakit Rafflesia, GOR, RRI, Simpang Sekip, hingga menuju Simpang Harapan 3 dan Simpang Harapan 4. Pengaturan arus juga dilakukan di sekitar Rumah Sakit Tiara Sella.
AKP Aan mengatakan petugas gabungan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan selama kegiatan berlangsung.
Selain rekayasa arus kendaraan, panitia bersama kepolisian juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat yang menghadiri nobar.
Area Telkom disiapkan sebagai lokasi parkir khusus tamu VIP, sedangkan parkir masyarakat umum tersedia di sepanjang Jalan Soeprapto, kawasan Kebun Geran, serta area dekat Masterpiece dan SD Negeri 9 Kota Bengkulu.
Di pusat kegiatan, panggung utama dan panggung VIP akan ditempatkan di bundaran Simpang Lima, sedangkan Pos Lantas Simpang Lima difungsikan sebagai pusat pengamanan yang berdampingan dengan kawasan UMKM Belungguk Point di sekitar Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD).
AKP Aan juga mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang telah disediakan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat yang hadir agar tetap tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu yang berlaku, serta memarkir kendaraan pada tempat yang telah disediakan dengan memastikan kendaraan terkunci, termasuk mengunci stang sepeda motor,” ujarnya.
Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina diperkirakan akan menarik ribuan warga menghadiri kegiatan nonton bareng di Simpang Lima Ratu Samban. Kepolisian berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sehingga kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga pertandingan usai.
















































