Wagub Mian Tekankan BPD Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

0
13

Bengkulu, Spoiler.id – Wakil Gubernur Bengkulu Mian menekankan pentingnya peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai motor penggerak ekonomi daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Mian saat membuka Seminar Nasional BPD se-Indonesia yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (21/8/2026).

Menurut Mian, seminar nasional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran BPD agar tidak hanya menjalankan fungsi intermediasi perbankan, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Perkembangan teknologi digital sangat pesat. BPD dituntut harus bertransformasi sebagai bank yang profesional dan inovatif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung di era digital yang semakin kuat saat ini,” kata Mian.

Ia mengatakan transformasi BPD harus dibarengi dengan penguatan sinergi bersama pemerintah daerah. Kolaborasi juga perlu melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dunia usaha serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Mian secara khusus mendorong Bank Bengkulu memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan pemerintah kabupaten/kota agar dapat semakin optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya berharap Bank Bengkulu dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, OJK, dunia usaha, serta pemangku kebijakan lainnya. Sehingga agenda hari ini sangat penting untuk menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Menurut Mian, penguatan peran BPD diperlukan agar lembaga perbankan milik daerah mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi digital.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi mengatakan seminar nasional tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarbPD di Indonesia.

“Kita di sini secara bersama-sama berbicara mengenai tantangan ekonomi saat ini serta membangun kolaborasi bersama dengan BPD se-Indonesia,” ujar Iswahyudi.

Ia berharap forum tersebut dapat menghasilkan berbagai gagasan dan strategi untuk memperkuat kapasitas BPD dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan di masing-masing daerah.

Seminar nasional tersebut turut dihadiri Ketua Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Agus H. Widodo, Anggota Komisi XI DPR RI Fauzi H. Amro, serta jajaran Komisaris Bank Bengkulu.

Penguatan sinergi dan transformasi digital BPD diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perbankan sekaligus memperluas kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here