Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok dan Terbuka Bekerja Sama dengan Semua Negara

0
15

Jakarta, Spoiler.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap berpegang pada politik luar negeri bebas aktif dengan membuka peluang kerja sama kepada seluruh negara dan kekuatan besar dunia tanpa berpihak kepada kelompok tertentu.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam forum yang mempertemukan pemimpin negara, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dari sejumlah kawasan.

Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia selama beberapa dekade telah menjalankan kebijakan luar negeri yang terbuka dan menjalin hubungan baik dengan berbagai negara.

Indonesia, kata dia, tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun dan tetap menghormati seluruh kekuatan dunia.

“Indonesia telah sangat terbuka selama beberapa dekade. Kami terbuka mengenai kebijakan-kebijakan kami. Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara, dengan semua kekuatan besar. Kami, berdasarkan tradisi, kami nonblok,” kata Prabowo.

Ia mengatakan Indonesia tetap mempertahankan posisi independen dalam menentukan arah kebijakan luar negeri dan tidak menjadikan hubungan dengan satu negara sebagai alasan untuk menghadapi negara atau kelompok lainnya.

“Kami tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun. Kami menghormati semua kekuatan,” ujarnya.

Selain dalam bidang politik dan diplomasi, Prabowo menegaskan keterbukaan Indonesia juga berlaku dalam membangun kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan berbagai negara.

Pemerintah Indonesia, menurut dia, ingin membangun hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dengan seluruh mitra tanpa membedakan latar belakang maupun kekuatan politik negara tersebut.

“Secara ekonomi, kami juga independen, dan kami ingin bekerja sama dengan semua sahabat kami. Kami ingin bekerja sama dengan semua negara,” kata Prabowo.

Ia menambahkan bahwa posisi Indonesia tersebut telah disampaikan secara terbuka kepada seluruh mitra dalam berbagai proses negosiasi kerja sama internasional.

Indonesia, kata dia, menawarkan prinsip perdagangan yang adil serta hubungan ekonomi yang saling memberikan manfaat.

Prabowo kemudian menegaskan bahwa keterbukaan Indonesia terhadap kerja sama internasional memiliki batas yang jelas. Indonesia tidak akan bergabung dengan satu kelompok tertentu untuk menghadapi atau merugikan kepentingan kelompok lainnya.

“Namun, seperti yang saya katakan, karena kami sangat terbuka, semua orang tahu, semua pihak tahu bahwa kami tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain,” ujarnya.

Presiden mengatakan Indonesia akan memberikan perlakuan yang adil kepada setiap negara yang ingin menjalin kerja sama dengan Indonesia.

Pemerintah, lanjut dia, tidak memiliki kepentingan untuk mengancam negara lain dan akan terus menjalankan politik luar negeri yang independen serta terbuka.

“Kami akan memperlakukan semua orang yang ingin datang ke Indonesia secara adil. Kami akan memberikan perlakuan yang sama kepada semua orang yang datang ke Indonesia dan kami bernegosiasi. Kami tidak ingin mengancam siapa pun. Jadi, itulah posisi kami,” pungkas Prabowo.

Sikap tersebut menegaskan kembali posisi Indonesia dalam menjaga politik luar negeri bebas aktif, sekaligus membuka ruang kerja sama dengan berbagai negara di tengah dinamika geopolitik dan persaingan global yang terus berkembang.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here