Safari Dakwah Palestina di Kepahiang, Sampaikan Krisis Kemanusiaan di Gaza

0
92
Safari Dakwah Darul Qur'an Al Karim Wasunnah bersama Syekh Bassam E.A Duwaimah Rawda, ulama asal Palestina, digelar di Kabupaten Kepahiang, Jumat (25/7). (Foto: Yulisman/Spoiler.id)

Kepahiang, Spoiler.id – Safari Dakwah Darul Qur’an Al Karim Wasunnah bersama Syekh Bassam E.A Duwaimah Rawda, ulama asal Palestina, digelar di Kabupaten Kepahiang, Jumat (25/7), dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1447 H serta menggalang dukungan moral dan material untuk rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Kegiatan berlangsung di tiga lokasi berbeda, dimulai dari Masjid Nurul Huda Desa Sidodadi, Masjid Al-Ikhlas Desa Sukamerindu, dan ditutup di Masjid At-Taqwa Desa Talang Sawah. Total lebih dari 190 jamaah hadir secara langsung dalam rangkaian acara yang terdiri dari salat berjamaah, dakwah singkat, pemutaran video dokumenter tentang situasi terkini di Gaza, dan sesi tanya jawab.

Dalam dakwahnya, Syekh Bassam menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada umat Islam di Indonesia, khususnya masyarakat Kepahiang yang menunjukkan solidaritas nyata untuk Palestina.

“Kami bersyukur bisa hadir di sini dan merasakan hangatnya ukhuwah Islamiyah. Apa yang kita rasakan di Indonesia sangat berbeda dengan penderitaan yang dialami saudara kami di Gaza,” ucap Syekh Bassam dengan suara penuh haru.

Ia juga membagikan kabar pilu dari tanah kelahirannya. Menurut laporan dari saudaranya, Abdullah, yang masih berada di Palestina, sedikitnya 100 anak meninggal karena kelaparan hanya dalam satu hari akibat blokade dan agresi berkelanjutan dari pasukan Israel.

“Kota Gaza selama dua tahun terakhir berada dalam kondisi nyaris lumpuh. Tidak ada air bersih, tidak ada dapur umum, dan kebutuhan dasar sangat sulit diakses. Namun kami tetap yakin, bantuan umat Islam dunia adalah energi perjuangan kami,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Syekh Bassam juga memperkenalkan empat bentuk bantuan yang sedang diupayakan untuk Gaza, yakni pengadaan dapur umum, bantuan tunai, penyediaan air bersih, dan bantuan pakaian untuk para korban yang selamat namun kehilangan harta benda.

Rangkaian safari dakwah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pengurus masjid. Selain menjadi media silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya persaudaraan umat Islam lintas batas negara.

Safari dakwah akan dilanjutkan pada Sabtu (26/7) di beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Kepahiang, termasuk Masjid At-Taqwa Muhammadiyah, SDIT Cahaya Robbani, Ponpes Madinatul Ilmi, dan Masjid Istiqomah.

Pewarta: Yulisman
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here