Bengkulu Tengah,spoiler.id – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) telah berhasil memasang perangkat internet satelit Starlink di delapan desa yang sebelumnya terisolasi akibat minimnya sinyal. Proses pemasangan dilakukan pada 14 hingga 15 Mei 2025.
Pada hari pertama, tim Diskominfotik memulai pemasangan di empat desa, yakni Talang Ambung, Susup, Tanjung Kepayang, dan Paku Haji. Pemasangan dilanjutkan pada hari kedua di desa-desa lainnya, seperti Talang Donok, Lubuk Langkap, Kota Titik, dan Talang Panjang.
Warga setempat menyambut baik kehadiran jaringan internet Starlink ini. Kepala Desa Kota Titik, Muslim, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah atas inisiatif pemasangan internet yang dinilai sangat membantu, khususnya bagi anak-anak sekolah. Sebelumnya, mereka harus pergi ke kota untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
“Sekarang dengan adanya internet ini, anak-anak kami bisa melaksanakan UNBK di desa tanpa perlu pergi jauh ke kota,” ujar Muslim dengan penuh rasa syukur.
Sementara itu, Sumardi, warga Desa Talang Donok, juga mengungkapkan kegembiraannya. Ia menyatakan, dengan hadirnya internet yang lebih stabil, akses informasi menjadi jauh lebih mudah.
“Kami sangat terbantu, dan kami berterima kasih kepada pemerintah yang tidak melupakan kami,” tambahnya.
Kepala Diskominfotik Bengkulu Tengah, Rahmat Apriadi, melalui Kabid Aptika, Julius Cornelys, menjelaskan bahwa pemasangan jaringan internet satelit ini merupakan langkah konkrit pemerintah untuk memenuhi kebutuhan digital masyarakat.
Ia berharap dengan adanya Starlink, warga bisa mengakses informasi, pendidikan, dan pelayanan publik dengan lebih mudah.
Program pemasangan Starlink ini merupakan bagian dari komitmen Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah dalam menjalankan 100 Hari Kerja mereka, yang fokus pada penyelesaian masalah konektivitas, khususnya di daerah yang selama ini tergolong blank spot.
Pewarta: Yulisman
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025















































