Bengkulu Utara, Spoiler.id – Komunitas Masyarakat Untuk Anti Korupsi (KOMUNIKASI) menggelar aksi damai di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bengkulu Utara pada Kamis (5/6/2025) sore.
Aksi ini digelar sebagai bentuk dorongan terhadap transparansi penanganan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Utara Tahun Anggaran 2023.
Dalam orasinya, massa mendesak Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara untuk segera menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas di DPRD Kabupaten Bengkulu Utara.
Mereka meminta agar tidak hanya dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, tetapi seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk unsur pimpinan DPRD periode 2019–2024, ikut diperiksa.
“Kami dari KOMUNIKASI hadir di sini untuk mengingatkan bahwa masyarakat menanti keadilan ditegakkan. Dugaan anggaran fiktif perjalanan dinas DPRD harus diusut tuntas, dan jangan hanya berhenti pada dua tersangka saja,” tegas Deno.
Lebih lanjut, KOMUNIKASI juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum yang sedang berjalan.
“Kejaksaan wajib membuka informasi secara terang benderang kepada publik, terutama soal nilai kerugian negara dan pihak-pihak yang terlibat,” ujar Frengki, salah satu orator dalam aksi tersebut.
Sementara itu, Koordinator aksi Amirul menambahkan bahwa aksi ini akan menjadi langkah awal dari pengawalan masyarakat sipil terhadap kasus dugaan korupsi di tubuh legislatif.
“Kami akan terus kawal, karena ini menyangkut uang rakyat. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi,” katanya.
Pewarta: Joni/Restu Edi
Editor :Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © SPOILER 2025















































