Jakarta, Spoiler.id – Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5), dengan fokus pada penguatan perlindungan tenaga kerja dan optimalisasi peran perguruan tinggi dalam pembangunan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa rapat yang berlangsung dari sore hingga malam hari tersebut membahas berbagai isu strategis untuk menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, serta menyejahterakan masyarakat.
Dalam sektor ketenagakerjaan, Presiden memberikan perhatian terhadap aspirasi serikat pekerja dari berbagai daerah. Aspirasi tersebut menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah, sejalan dengan komitmen yang disampaikan saat peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional.
Selain isu ketenagakerjaan, rapat juga menyoroti peran pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah mendorong perguruan tinggi untuk terlibat langsung melalui kontribusi keilmuan dan inovasi.
Peran fakultas teknik di berbagai perguruan tinggi daerah menjadi perhatian khusus, mengingat potensinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah.
Sejumlah pejabat turut mendampingi Presiden dalam rapat tersebut, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita.
Turut hadir pula Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak dan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, serta Kepala Badan Intelijen Negara M Herindra.
Selain itu, rapat diikuti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, hingga Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa.
Pemerintah menegaskan bahwa sinergi lintas sektor akan terus diperkuat guna memastikan kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.















































